Tempur 3 Paslon Dijamin Sengit

Tiga Paslon Sah
Tiga Paslon Sah
Tiga Paslon Sah

POJOKJABAR.id,MARGAHAYU –¬† Pelaksanaan PIlkada Kabupaten Bandung dijamin sengit. Hal itu setelah Komisi Pemlihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung melakukan pengundian nomor urut dan launching pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati 2015.

Ketua Komisioner KPU Kabupaten Bandung, Atip Tartiana mengatakan sesuai dengan Peraturan KPU, pengundian nomor urut Paslon Bupati-Wakil Bupati dijadwalkan selama dua hari, yakni Selasa (25/8/2015) dan Rabu (26/8/2015). KPU Kabupaten Bandung sendiri menentukan Jadwal pengundian Paslon bupati-Wakil Bupati kemarin dengan beberapa alasan. “Memang sengaja mengambil hari ini, biar mempunyai waktu untuk persiapan kampanye pertama,” tutur Atip ketika diwawancara selepas pengundian, Selasa (25/8/2015).

Pengundian nomor urut Paslon sendiri digelar secara terbuka di Kopo Square, ratusan pendukung tiga paslon Bupati-Wakil Bupati tumpah ruah di lokasi.

Dari pantauan, pengundian nomor urut dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama masing-masing calon Wakil Bupati mengambil nomor dalam toples bulat secara bersama-sama. Terdapat sepuluh nomor dalam toples tersebut, paslon yang mendapat nomor terbesar akan mendapat kesempatan mengambil undian nomor urut.


Doni Mulyana Kurnia Calon Wakil Bupati pasangan Deki Fajar mendapat nomor enam, sementara Agus Yasmin yang berpasangan dengan Sofyan Yahya mendapat nomor tujuh, dan Gungun gunawan yang berpasangan dengan Dadang M naser mendapat nomor delapan.

Karena Gungun mendapat nomor terbesar, maka Dadang Naser mendapat kesempatan mengambil undian pertama dalam kotak kaca, disusul oleh Sofyan Yahya dan Deki Fajar.

Secara bersama-sama, ketiga pasangan calon membuka kerta nomor dalam sebuah kertas yang digulung dan diikat menggunakan pita warna emas.

Pasangan Sofyan Yahya-Agus Yasmin mendapat nomor 1 (satu) sementara, Dadang M Naser-Gungun Gunawan mendapat nomor  2 (dua) dan Deki Fajar-Doni Mulyana Kurnia mendapat nomor 3 (tiga), nomor teersebut ditetapkan oleh KPU Kabupaten Bandung sebagai nomor urut paslon Bupati-Wakil Bupati melalui berita acara nomor 45/DA/VIII/2015 Tentang nomor urut Paslon Bupati-Wakil Bupati Bandung 2015.

Pada saat ketiga Paslon membuka kertas gulungan secara bersama-sama, dengan spontan para pendkung masing-masing meneriakan nomor urut jagonya.

Pendukung Paslon Sofyan Yahya-Agus Yasmin langsung membuka spanduk pasangan tersebut dengan nomor urut 1, begitupun pendukung Dadang M Naser-Gungun Gunawan langsung menuliskan huruf 2 (dua) dalam poster yang dibawanya. Sementara, para pendukung Deki Fajar-Dony Mulyana Kurnia mengacungkan alat peraga berupa replika tangan dari plastik dengan jari berjumlah sesuai dengan jagonya.

Sofyan yahya mengatakan, nomor urut yang diperolehnya mempunyai makna tauhid, selain itu sebuah tanda Kabupaten akan menjadi nomor satu di Indonesia jika dipimpin olehnya. “Kabupaten Bandung akan menjadi nomor satu. Jadi program yang siapkan juga akan menuju itu,”ujarnya.

Sementara, Dadang M Naser mengatakan jika makna nomor urut dua merupakan sebuah tanda jika dirinya akan memimpin Kabupaten Bandung untuk kedua kalinya. “Alhamdulillah sesuai dengan harapan mendapat nomor dua, karena teman-teman di relawan juga menghendaki nomor dua,”ujarnya.

Disisi lain, Deki Fajar mengaku tidak mempermasalahkan mendapat nomor urut berapa dalam Pilkada. Namun, jika melihat kebiasaan, urutan tiga ketika melipat jari maka sama seperti anak metal yang biasanya mempunyai ruh semangat muda.

“Kami maju ke Kabupaten Bandung bukan karena sahwat, tapi karena duriat. Nomor urut tiga bisa juga berarti D3, Deki,Dony dan Duriat,”ujarnya.

(RadarBandung/mld)