Hanya Punya 38 Bidan Desa

bidan desa
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKJABAR.id,SOREANG – Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Pradiba Pradjna mengatakan dari 270 desa yang ada di Kabupaten Bandung, baru 38 desa yang memiliki bidan sebagai fasilitas persalinan.

“Untuk akses tenaga kesehatan bidan, belum semua desa ada. Baru 38 desa yang punya bidan,” ujar Pradiba, belum lama ini.

Pihaknya memiliki 15 Puskesmas PONED, yang mampu mengatasi kegawatdaruratan di bidang kebidanan dan bayi baru lahir di tingkat dasar. Diakuinya, sebelum mengikuti program EMAS (Expanding Maternal and Neonatal Survival), daerahnya merupakan salah satu penyumbang besar untuk angka kematian ibu dan bayi. “Sebelumnya kami termasuk penyumbang besar angka kematian ibu dan bayi yang baru dilahirkan. Tidak mudah bagi kami untuk menurunkannya , karena kami tidak memiliki keadaan yang ideal,” ungkapnya.

Meski demikian perlahan angka kematian di daerahnya terus menurun berkat program EMAS. Menurutnya, program tersebut adalah salah satu terobosan upaya yang ada di domain kesehatan terutama dalam penyelamatan ibu dan bayi baru lahir.


“Terlebih program ini fokus pada pengelelolaan kasus kegawatdaruratan pada persalinan ibu dan bayi yang baru dilahirkan,” pungkasnya.

(RadarBandung/apt)