Sah, Tiga Paslon Siap Tempur

Ketua KPU Kab. Bandung, Atip Tartiana memberikan surat penetapan paslon kepada perwakilan paslon Bupati dan Wakil Bupati Bandung di Kantor KPU Kabupaten Bandung, kemarin (24/8/15).
Ketua KPU Kab. Bandung, Atip Tartiana memberikan surat penetapan paslon kepada perwakilan paslon Bupati dan Wakil Bupati Bandung di Kantor KPU Kabupaten Bandung, kemarin (24/8/15).
Ketua KPU Kab. Bandung, Atip Tartiana memberikan surat penetapan paslon kepada perwakilan paslon Bupati dan Wakil Bupati Bandung di Kantor KPU Kabupaten Bandung, kemarin (24/8/15).

POJOKJABAR.id,MARGAHAYU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung melakukan rapat pleno penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Bandung di Aula Kantor KPU Kabupaten Bandung secara tertutup Senin (24/8/15).

Rapat pleno tersebut hanya dihadiri oleh tim penghubung tiga pasangan calon Kepala Daerah dan diawasi oleh Panwaslu, Kapolres Bandung dan Kapolres Cimahi.

Pembacaan penetapan pasangan calon, dilakukan Ketua Pokja Pencalonan, Yudaningsih. Penetapan tersebut telah sesuai dengan Keputusan KPU Kabupaten Bandung tentang penetapan pasangan calon yang memenuhi persyaratan.

“Kami telah menetapkan tiga pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Bandung dalam pilkada 2015,” tutur Ketua Komisioner KPU Kabupaten Bandung, Atip Tartiana.


Dengan demikian, maka semua pendaftar ditetapkan sebagai pasangan yang akan bertanding, yakni Pasangan Sofyan Yahya-Agus Yasmin yang diusung oleh Koalisi Partai PKB, PAN, Hanura dan Nasdem dengan total kursi di DPRD 10 kursi.

Pasangan kedua yang ikut bertanding dalam Pilkada Bandung adalah Deki Fajar -Doni Mulyana yang diusung oleh PDIP dan Demokrat dengan jumlah kursi di DPRD sebanyak 14 kursi. Dan pasangan terkahir adalah Dadang M Naser-Gungun Gunawan yang maju dari jalur perseorangan dengan jumlah dukungan sebanyak  341.536 dukungan. “Ketiga pasangan sudah diverfikasi, semuanya telah memenuhi syarat calon dan syarat pencalonannya,” ujarnya.

Setelah ditetapkan sebagai pasangan calon, agenda selanjutnya adalah pengundian nomor urut yang dijadwalkan akan digelar hari ini di Kopo Square.

Lebih lanjut Atip mengatakan, rapat pleno penetapan pasangan calon sendiri dilakukan secara tertutup, karena dalam PKPU tidak disebutkan harus dilakukan secara terbuka. Sehingga, tidak ada kewajiban pasangan calon untuk menghadiri pleno tersebut.

“Memang tidak ada paslon yang hadir, hanya LO (tim penghubung) saja yang kami undang. Kalau besok (hari ini) saat pengundian semua paslon harus hadir terkecuali ada sesuatu hal yang menyebabkan yang bersangkutan tidak bisa datang seperti sedang sakit,” imbuhnya.

Koordinator tim pemenangan PDIP, Hen Hen Asep Suhendar mengaku bersyukur atas ditetapkannya Deki-Doni sebagai Pasangan yang akan bertarung dalam Pilkada Bandung. “Kami bangga, karena etka partai masih dipakai untuk mengusung Calon Bupati dan Wakil Bupati.  Kami mohon doa restu agar perjuangan Deki-Dony diberi kemudahan,” kata Hen Hen.

Namun, dia sedikit menyayangkan  penetapan pasangan calon oleh KPU karena tak mengundang setiap calon. Selain itu rapat pleno penetapan hanya membacakan surat keputusan penetapan saja.

Padahal seharusnya, lanjut Hen Hen, KPU harus membeberkan beberapa permasalahan mulai dari pendaftaran hingga penetapan pasangan. KPU juga harus menjelaskan apakah permasalahan yang terjadi sudah selesai atau belum.

Sementara itu, Tim Pasangan Perseorangan, melakukan sujud Syukur setelah KPU Kabupaten Bandung melakukan pleno penetapan Pasangan calon Bupati-Wakil Bupati.

Puluhan tim pemenangan Sabdaguna (Sabilulungan Dadang Naser-Gungun gunawan) berkumpul di lapangan depan kantor KPU Kabupaten Bandung untuk melakukan sujud syukur.

Tim pemenangan Sabdaguna, Iman Salman mengatakan, sujud syukur dilakukan untuk tahapan pertama setelah Sabdaguna ditetapkan menjadi calon. Apalagi tahapan yang dilakukan dilakukan dari jalur perseorangan sangat berat.

“Di Kabupaten Bandung itu sebagai barometer karena rasionya 6,5 persen dan terbesar untuk pilkada di Indonesia. Saya sangat berterima kasih kepada semua elemen masyarakat yang membantu,” kata Iman.

(RadarBandung/mld)