Rasta Mundur Pilkada Indramayu Terancam Batal

pilkada
Ilustrasi

POJOKJABAR.id,BANDUNG– Mundurnya Rasta Wiguna bakal calon wakil bupati yang diusung PDI Perjuangan, Partai Nasdem dan Partai Kebangkitan Bangsa dan berpasangan dengan Toto Sucartono mengubah peta politik di Kabupaten Indramayu.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, Yayat Hidayat mengatakan, meski Rasta hanya dikenai sanksi administrasi lantaran mundur sebelum penetapan kandidat, namun 3 partai pendukungnya tidak bisa ikut berpartisipasi lagi dalam pilkada Indramayu.

“Sanksi administratif itu berupa larangan pengusungan kembali bagi partai politik yakni PDIP, PKB, dan Nasdem dan tidak diperkenankan lagi mendaftar,” kata Yayat saat dihubungi, Minggu(23/8/2015).

Dikatakannya, dalam PKPU 9 tahun 2015, pasal 6 ayat 7-8 dijelaskan, calon tidak bisa mengundurkan diri. Tetapi di pasal 8 beda lagi, apabila (calon) mengundurkan diri, parpol pengusung tidak bisa mengganti lagi, dan pencalonannya jadi gugur.


Dengan gugurnya 3 parpol pengusung Rasta, maka yang tersisa hanya tinggal 2 partai yakni Golkar dan Hanura yang masih bisa mengusung kandidat. Menurutnya, pengusungan oleh Golkar dan Hanura bisa dilakukan mengingat suara kedua partai tersebut memenuhi syarat untuk mengusung kandidat.

“Golkar punya 19 kursi jadi bisa mengusung sendiri, apalagi ditambah Hanura,” katanya.

Namun permasalahannya adalah Golkar masih dalam konflik di tingkat pusat sampai daerah. Sesuai PKPU No. 12 Tahun 2015, untuk partai yang konflik, harus ada delapan tanda tangan penetapan, mulai dari ketua dan sekjen DPP masing-masing kubu, serta ketua dan sekretaris perwakilan daerah tiap kubu.

“Sulit bagi Golkar untuk mencalonkan karena masih terbelit konflik. Begitu juga dengan Hanura yang hanya punya dua kursi,” ungkapnya.

Akibat kondisi ini KPU Indramayu pun harus merevisi tahapan pemilu, karena hanya ada satu pasangan calon. Rencana penetapan calon yang seharusnya dilakukan pada Senin(24/8) menjadi tertunda.

“KPU Indramayu akan kembali melakukan sosialisasi pendaftaran pada 25-27 Agustus dan membuka pendaftaran calon pada 28-30 Agustus mendatang,”tandasnya.

(rmol)