KASAD : Modernisasi Alutsista Hingga 2019

Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) TNI, Jenderal Mulyono ketika diwawancarai oleh wartawan saat membuka Rabiniscab di Pusdik Armen TNI AD Jln. Baros Kec. Cimahi Selatan Kota Cimahi, Senin (24/8/2015).
 Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) TNI, Jenderal Mulyono ketika diwawancarai oleh wartawan saat membuka Rabiniscab di Pusdik Armen TNI AD Jln. Baros Kec. Cimahi Selatan Kota Cimahi, Senin (24/8/2015).
Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) TNI, Jenderal Mulyono ketika diwawancarai oleh wartawan saat membuka Rabiniscab di Pusdik Armen TNI AD Jln. Baros Kec. Cimahi Selatan Kota Cimahi, Senin (24/8/2015).

POJOKJABAR.id,CIMAHI – Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Mulyono membuka Rapat Pembinaan Teknis Kecabangan (Rabiniscab) di Pusdik Armen TNI AD Jln. Baros Kec. Cimahi Selatan Kota Cimahi, Senin (24/8/2015). Salah satu yang menjadi bahasan yakni, penyediaan alat utama sistem persenjataan (Alutsista).

Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Mulyono mengatakan, kegiatan yang merupakan program rutin tiap tahun ini dilakukan untuk melakukan evaluasi berdasarkan kebutuhan di lapangan terkait dengan spektrum ancaman dan kualitas pelaksanaan teknis di lapangan.

“Ini selalu kita evaluasi terus. Tiap tahunnya kita kumpulkan disini, kita evaluasi kembali untuk disesuaikan kembali terkait dengan doktrinya dan taktik bertempurnya,” ujar Mulyono saat membuka Rabiniscab di Pusdik Armen TNI AD Kota Cimahi, Senin (24/8).

Mulyono menuturkan, salah satunya yakni modernisasi Alutsista. Dengan berubahnya Alutsista, tentu teknik bertempur dan teknik latihan pun berubah. Oleh karenanya, pihaknya harus merumuskan kembali di dalam kegiatan Rabiniscab ini.


“Untuk melaksanakan tugas, pasti dihadapkan dengan berbagai situasi. Maka kita sekarang sedang modernisasi Alutsista untuk menyesuaikannya kembali. Seperti pada saat kita demonstrasikan pada hari TNI, itu termasuk merupakan bagian dari pengadaan kita alat Tank baru, dan kedepan akan kita tambah terus,” tuturnya.

Di tahun anggaran 2015 ini, lanjut Mulyono, pihaknya masih akan melanjutkan memenuhi minimum essential force. Selain itu, pihaknya juga mengkaji kebutuhan-kebutuhan lapangan yang memang benar-benar dibutuhkan secara mendesak di lapangan. “Kan kita punya target dalam memenuhi kebutuhan persenjataan Angkatan Darat khususnya dan umumnya TNI,” ucapnya.

Mulyono menjelaskan, pihaknya mempunyai target waktu hingga 2019 nanti, sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan tersebut hanya dalam satu tahun, karena anggaran yang ada perlu dibagi-bagi dengan kebutuhan yang lain.

“Kalau ekonomi kita bagus ya Insya Allah bisa terpenuhi. Kita akan tambah terus, karena ini belum sesuai target untuk sampai dengan tahun 2019 akan kita adakan terus,” jelasnya.

Lebih lanjut Mulyono mengatakan, dalam waktu dekat akan ada pertemuan KASAD se-Asia Pasific di Bali guna membahas kegiatan-kegiatan terkait dengan Angkatan Darat.

“Rencana pada bulan Sepetember akan ada pertemuan KASAD se-Asia Pasifik yang membahas tentang kegiatan-kegiatan terkait dengan AD. Agar untuk kedepannya, bisa dilaksanakan dengan bersama kerjasama semuanya,” tutupnya.

(RadarBandung/cr7)