Eksepsi Bupati Sumedang Ditolak, 14 Anggota Dewan Jadi Saksi

Sebanyak 14 orang anggota DPRD Cimahi Periode 2009-2014 saat dimintai keterangan oleh Majelis Hakim di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (24/8/2015)
Sebanyak 14 orang anggota DPRD Cimahi Periode 2009-2014 saat dimintai keterangan oleh Majelis Hakim di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (24/8/2015)
Sebanyak 14 orang anggota DPRD Cimahi Periode 2009-2014 saat dimintai keterangan oleh Majelis Hakim di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (24/8/2015)

POJOKJABAR.id, BANDUNG-Dianggap dakwaan sudah sesuai dengan ketentuan KUHP, Majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung menolak eksepsi Bupati Sumedang, Ade Irawan pada sidang lanjutan kasus korupsi perjalanan dinas di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (24/8/2015).

“Eksepsi yang dinyatakan terdakwa dan kuasa hukumnya belum dapat disikapi. Pembelaan terdakwa sudah masuk materi perkara,”jelas Ketua Majelis Hakim, Marudut Bakara.

Hakim menambahkan, untuk membuktikan apakah masuk ranah pidana atau administrasi, masih perlu dibuktikan di persidangan. Karenanya, setelah mempertimbangkan dan mempelajari eksepsi terdakwa dan kuasa hukumnya, serta dakwaan dari JPU, majelis mumutuskan menolak keberatan terdakwa Ade Irawan seluruhnya.

“Menyatakan surat dakwaan JPU sah menurut hukum,” tegas hakim.


Dalam putusan selanya, hakim juga memerintahkan kepada jaksa untuk melanjutkan perkara persidangan. Marudut juga memerintahkan kepada terdakwa Ade Irawan agar dalam setiap persidangan memakai pakaian yang sama dengan terdakwa lainnya.

“Kami minta agar terdakwa memakai pakaian yang sama dengan terdakwa lain. Agar bisa dibedakan mana terdakwa dan pengunjung sidang,” ujarnya kepada Ade yang mengenakan batik.

Sementara itu, dalam sidang hari ini, Senin (24/8/2015), sebanyak 14 anggota DPRD Kota Cimahi periode 2009-2014 hadir menjadi saksi. Mereka bersaksi untuk tiga terdakwa kasus ini yang berasal dari biro travel yakni Edi Surya, Riksa, dan Ny Titan. Salah satu yang ditanyakan hakim adalah mengapa mereka menerima uang perjalanan dinas tapi tidak berangkat dinas. Mereka pun menjawab bahwa itu sudah kebiasaan.

“Tapi uang itu sudah kami kembalikan,” kata salah seorang saksi, Achmad Gunawan, yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Cimahi.

Selain Achmas Gunawan, tigabelas anggota DPRD Kota Cimahi periode 2009-2014 yang menjadi saksi itu adalah, Nurhasan, Bambang Siprihatin, Suharto, Purwanto, Edi Kanedi, Lukma, Masrohan, Supiardi, Ike Hikmawati, Dedi Kuswandi, Aida Cakrawati, Lilis, dan Ineu.

Sebelumnya terdakwa lain kasus ini yang kini menjadi Bupati Sumedang Ade Irawan, mendesak Kejaksaan Tinggi Jabar agar menetapkan 44 anggota DPRD Kota Cimahi periode 2009-2014 sebagai tersangka kasus ini. Termasuk Sudijarto yang kini menjadi Wakil Wali Kota Cimahi. (glm/trb/dea)