Pelanggar K3 Diadili di PN Bandung

ilustrasi
ilustrasi

POJOKJABAR.id,BANDUNG-Hakim tunggal Longser Sormin, mengadili 6 pekerja seks komersial (PSK) yang ditangkap Satpol PP Kota Bandung beberapa malam lalu di seputar Jalan Stasion Timur. Setelah bertransaksi mereka menuju salah satu hotel melati, namun keburu ditangkap.

Dalam sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) mereka melanggar Perda 11/2005 tentang Penyelenggaraan K3. Bagi ke 6 PSK, hakim memberikan hukuman denda antara Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu, subsidair 3 bulan kurungan atau masuk di panti sosial Kemensos.

Dalam persidangan, sebagian mengaku baru malam itu menjadi PSK, Salah seorang di antaranya, Lilis mengaku saat itu mau membeli nasi goreng untuk anaknya tetapi malam itu ada yang mengajak “check in” ke sebuah hotel melati dengan kesepakatan tarif Rp 300.000. Tetapi batal keburu ditangkap Satpol PP.

Sedangkan  Rosita warga Kabupaten Bandung mengaku sudah 2 bulan menjadi PSK, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, bersama 7 orang anaknya. Suaminya bekerja di perusahaan AC di Bali.  Ia pun mengikuti suaminya di Bali dan di hari Lebaran mudik ke Bandung dan tidak kembali lagi. “Suami saya tidak bertanggung jawab dan saya menjadi PSK untuk membiayai anak. Paling besar perempuan baru lulus SMA dan paling kecil SD”, unkapnya.


Lain halnya dengan Nurani, warga Pameungpeuk, mulanya ia berjualan kopi untuk menghidupi anaknya yang baru berusia 3 bulan. Kios kopi itu punya orang lain dan ketika mencoba menjadi PSK dengan tarif Rp 200-hingga Rp 300 ribu yang baru dijalaninya sekali, keburu terkena razia Satpol PP.

Dalam sidang, Hakim memaparkan tentang hidup. Hidup ini tidak  mudah. Harus bekerja keras. Menjadi PSK pun tidak mudah, resikonya banyak, belum lagi tertular penyakit yang bisa menyebar kepada keluarga. Padahal pekerjaan banyak. Bisa jadi pembantu rumah tangga atau rumah makan sebagai pencuci piring. Memang berat tapi halal dan tidak melanggar hukum. Jadi hentikan saja menjadi PSK.

Dari keterangan yang diperoleh di Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1 A Bandung Jl. RE Martadinata, para pelanggar seluruhnya, memilih membayar denda sebagaimana putusan hakim. Namun bukan pelaku langsung, ada orang lain, germo.

Petugas Satpol PP Kota Bandung menginformasikan, PSK yang diamankan adalah wajah-wajah lama yang beroperasi di wilayah Stasion Timur dan di Jalan Sudirman.

(RadarBandung/rmo)