Manajer HRD Vonex Tewas Gara-gara Majun

ilustrasi
                                          ilustrasi

POJOKJABAR.id, BANDUNG– Gara-gara melarang mengambil kain sisa potongan (majun) nyawa Manajer HRD PT Vonex, Antonius Kasri Kasa (45) melayang, Rabu (19/8/2015) pukul 18.00 WIB. AS alias Kuwu (46), tampaknya tak terima saat ditegur korban hingga akhirnya berselisih dan perkelahian yang berakhir dengan kematian Antonius.

“Saat korban akan mengambil majun tersangka mengadangnya. Tersangka melarang dengan alasan waktu sudah malam dan pekerja sudah pulang,” ujar Kapolres Bandung, AKBP Erwin Kurniawan Mapolres Bandung, Jumat (21/8/2015).

Erwin menambahkan sempat terjadi percekcokan antara tersangka dan korban. AS yang tak menerima sikap korban, kemudian memukul korban dan menusuk korban menggunakan golok.

“Korban dipukul satu kali dan dada korban ditusuk satu kali juga di bagian paha korban dua luka akibat golok,” katanya.


Korban yang menderita luka cukup parah, tutur Erwin, dibawa ke RS AMC, Cileunyi. Nyawa korban tak bisa diselamatkan saat perjalanan menuju rumah sakit. Sementara tersangka melarikan diri setelah menganiaya korban.

Sementara itu, AS yang merupakan mantan Kepala Desa Sukamulya itu, akhirnya ditangkap di rumahnya di Kampung Babakan Reungas RT 1/3, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Kamis (20/8/2015).

”Yang jadi perhatian kami motif pembunuhan itu. Sampai saat ini masih kami dalami motif tersangka, baik dari keterangan tersangka atau ada motif lain. Dari pengakuan tersangka selanjutkan akan dicek kembali di proses sidik, dilengkapi dengan bukti petunjuk dan keterangan saksi lain,” kata Erwin.

Akibat tindakannya, AS dijerat 351 (5) dan 338 KUHPidana dengan ancaman masimal kurungan penjara selama 15 tahun. Selain tersangka, petugas pun mengamankan barang bukti berupa pakaian korban serta satu bilah golok beserta sarungnya dengan panjang 30 centimeter. (glm/dea)