Ratusan PNS Digembleng

Plt. Sekda Kota Cimahi, Hj. Sri Nurul Handayani memberikan sambutan pada kegiatan bimbingan teknis pelayanan publik di lingkungan Pemkot Cimahi di Aula Gedung A Komplek Pemkot Cimahi Jln. Rd. Demang Hardjakusumah Kota Cimahi, Kamis (20/8/2015).
Plt. Sekda Kota Cimahi, Hj. Sri Nurul Handayani  memberikan sambutan pada kegiatan bimbingan teknis pelayanan publik di lingkungan Pemkot Cimahi di Aula Gedung A Komplek Pemkot Cimahi Jln. Rd. Demang Hardjakusumah Kota Cimahi, Kamis (20/8/2015).
Plt. Sekda Kota Cimahi, Hj. Sri Nurul Handayani memberikan sambutan pada kegiatan bimbingan teknis pelayanan publik di lingkungan Pemkot Cimahi di Aula Gedung A Komplek Pemkot Cimahi Jln. Rd. Demang Hardjakusumah Kota Cimahi, Kamis (20/8/2015).

POJOKJABAR.id,CIMAHI – Guna meningkatkan wawasan serta pendalaman dalam pelayanan publik, Pemerintah Kota Cimahi melakukan kegiatan bimbingan teknis pelayanan publik di lingkungan Pemkot Cimahi di Aula Gedung A Komplek Pemkot Cimahi Jln. Rd. Demang Hardjakusumah Kota Cimahi, Kamis (20/8/2015).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Plt. Sekda Kota Cimahi, Hj. Sri Nurul Handayani dengan narasumber seorang Dosen Pascasarjana Universitas swasta di Kota Tanggerang, Clint Willfred Tetelepta yang sekaligus juga merupakan motivator di kalangan pemerintahan dan swasta.

Plt. Sekda Kota Cimahi, Hj. Sri Nurul Handayani menuturkan, untuk bisa meningkatkan kualitas diri, tentunya yang utama perlu memiliki komitmen yang kuat untuk selalu memacu diri dengan belajar untuk seluruh aparatur pemerintahan, khususnya yang berada pada unit-unit pelayanan.

“Dengan kualitas diri yang lebih tinggi, maka tentunya kita bisa menjadi aparatur yang handal dan dapat memenuhi tuntutan layanan publik yang semakin berkembang dinamis,” ujarnya, Kemarin.


Kegiatan bimbingan teknis yang diikuti oleh 100 orang peserta PNS di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi ini, dilaksanakan untuk memberikan pendalaman pemahaman kepada para aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi mengenai peningkatan kualitas etika pelayanan publik di dalam institusi pemerintahan.

Menurutnya, profesi aparatur sipil negara (ASN) saat ini terus menerus mendapat sorotan ataupun stigma negatif dari masyarakat, khususnya dikarenakan adanya penilaian bahwa kinerja dan integritas yang selaku aparatur negara diragukan oleh sebagian pihak.

Hal ini tentu harus dapat dijawab, salah satunya melalui reformasi pelayanan publik yang komprehensif dan berkesinambungan. Mengingat, kedepannya tantangan para abdi negara akan semakin terasa berat.

“Manfaatkanlah wawasan dan pengalaman yang dimiliki untuk dapat membantu mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat khususnya dalam hal pelayanan,” ungkapnya.

(RadarBandung/cr7)