Pedagang Ayam Mogok Jualan, Warga Aksi Borong

MAKIN MAHAL: Pembeli menawar daging ayam yang dijual di salah satu pasar tradisional.
MAKIN MAHAL: Jelang aksi mogok, harga daging ayam terus merangkak naik. 

POJOKJABAR.id, BANDUNG-Pedagang daging ayam se Bandung Raya akhirnya melakukan aksi mogok, Kamis (20/8/2015). Aksi yang dimulai sejak pukul 12.00 siang, seperti di Pasar Kosambi Kota Bandung para pedagang tampak mengemasi barang daganganya sejak pukul 11.00 WIB.

Rencana para pedagang akan melakukan aksi mogok dagang mulai hari ini, Kamis (20/8/2015) hingga Minggu (23/8/2015) mendatang. Seperti yang telah ditetapkan oleh Persatuan Pedagang Warung dan Pasar Tradisional (PESAT) Bandung Raya melalui surat edarannya.

“Hari ini kita jualan sampai jam 12. Setelah itu, kita akan mogok jualan hingga hari Minggu,” kata Eka pedagang daging ayam di Pasar Kosambi, Kamis (20/8/2015).

Menjelang mogok jualan ini, harga daging ayam justru naik lagi menjadi Rp 42 ribu/kg. Kenaikan harga tersebut sudah terjadi sejak Rabu (19/8). Tapi anehnya, aksi mogok ini ternyata membawa berkah juga kepada para pedagang. Buktinya sebelum aksi mogok berlangsung, para pembeli yang sudah tahu dengan rencana tersebut malah melakukan aksi borong daging ayam.


“Mungkin takut tidak kebagian maka mereka membeli dalam jumlah banyak,” kata Eka.

Diakuinya, selama harga naik omzetnya menurun. Namun Eka tetap bisa menjual sebanyak 250 ekor ayam per harinya.

“Penurunan omzet tentunya ada. Biasanya bisa 300 ekor, kini hanya 250 ekor,” tegasnya. (glm/dea)