Awas Modus Korek Api Mengintai

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKJABAR.id,CIMAHI – Perampokan uang melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) kembali lagi terjadi di Kota Cimahi. Peristiwa yang terjadi pada tanggal 1 Juli tersebut, menimpa Agus Darmono ,58, hanya dalam kurun waktu tiga menit, uang miliknya sebesar Rp 84 juta raib digasak oleh komplotan pencuri yang memakai modus penipuan dalam menjalankan aksinya.

Ketika itu korban sedang akan membeli pulsa melalui ATM BCA di sebuah Minimarket di kawasan Baros Kota Cimahi, saat korban akan memasukan kartu ATM nya kedalam mesin, kartu miliknya tiba-tiba tersangkut disebabkan sebatang korek api di dalam mesin ATM tersebut.

Agus menuturkan, ketika kartu miliknya tersangkut, ada empat orang pelaku yang berpura-pura membantu dengan mengeluarkan kartu ATM yang tersangkut tersebut. Dirinya memberikan nomor PIN miliknya kepada salah seorang pelaku, karena merasa kartu ATM yang didalam mesin masih miliknya yang tersangkut.

“Ketika saya memberikan nomor PIN saya kepada pelaku itu, karena sangka saya kartu ATM yang didalam mesin masih milik saya. Saya tidak menyadari bahwa kartu ATM saya sudah ditukar sebelumnya oleh pelaku,” ujarnya, Rabu (19/8).


Ia menjelaskan, ketika dirinya telah sadar bahwa kartu ATM nya bukan miliknya, ia lantas segera menghubungi Hallo BCA yang tertera di atas mesin ATM, dengan maksud untuk pihak Bank agar memblokir tiap transaksi pada ATM miliknya.

“Uang sebesar Rp 84 juta langsung ludes seketika, karena ketika hendak diblokir prosedur didalamnya berbelit-belit. Para pelaku yang memegang kartu ATM saya langsung mentransfer ke lima nomor rekening Bank Mandiri dan BCA milik pelaku lain dengan nominal antara Rp 10 hingga 20 juta sekali transaksinya,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut, korban segera melapor ke Polres Cimahi dan membuat berita acara perkara untuk menindaklanjutinya. Namun demikian, hingga saat ini belum ada perkembangan atas laporannya tersebut serta lambatnya tanggapan dari pihak Bank atas keluhannya itu, membuat hingga kini kasus ini masih terus bergulir.

Karena sudah merasa ditipu, Agus langsung melapor ke Polres Cimahi dan dibuatkan berita acara. Penasaran ingin tahu pelakunya, tiga hari berselang, korban ditemani anaknya minta rekaman CCTV ke pihak BCA.

“Sangat disayangkan karena lambatnya pihak Bank menanggapi ini, padahal laporan sudah dibuat hari itu juga setelah kejadian kepada pihak polisi. Karena penasan ingin tahu pelakunya, tiga hari kemudian, saya bersama anak saya meminta rekaman CCTV kepada pihak Bank,” tuturnya.

(RadarBandung/cr7)