Muhamad Kurnia Tewas Dikeroyok

Ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

POJOKJABAR.id,BANDUNG – Jalan Pungkur sempat menjadi mencekam pada Rabu (13/8/2015) malam kemarin. Pasalnya secara langsung warga sekitar kawasan jalan Pungkur, pengeroyokan yang menyebabkan korban tewas. Adanya kejadian tersebut di benarkan Kapolsek Regol Kompol Fauzan.

“Ia benar, sempat terjadi pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia, tempat kejadian sendiri, tepatnya di depan Spa The Premium di jalan Pungkur, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB,” kata Fauzan kepada wartawan di Mapolsekta Regol, Jalan Moh Toha, Kamis (14/8/2015).

Dikatakan Fauzan, dari hasil pemeriksaan diketahui korban bernama Muhammad Kurnia K (44) LRG Sukarame no 21 Rt 016/004 Kelurahan Duku Kecamatan Lilir timur II kota Palembang.

“Untuk di Bandung sendiri, korban tinggal di jalan Mutiara, Kelurahan Turangga, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung,” kata Fauzan.


Masih dikatakannya, dari hasil pemeriksaan beberapa saksi Muhamad Kurnia tewas akibat dianiaya dengan dugaan dilakukan lebih dari dua orang.

“Saksi juga mengatakan pelaku pengeroyokan menggunakan tiga kendaraan roda dua dan satu roda empat,” kata Fauzan.

Fauzan mengatakan, pada saat kejadian pengeroyokan, para warga yang melihat langsung kejadian tersebut tidak berani menghampiri lantaran para pelaku mengacungkan senjata tajam kearah atas. Sehingga tidak ada satu saksi pun berani untuk melerai.

“Setelah melihat korban terkapar di tengah jalan, para pelaku pun langsung kabur dan kemudian para saksi menghampiri korban lalu membawanya ke RS namun saat dalam perjalanan korban meninggal dunia,” kata Fauzan

Tak lama setelah kejadian berlangsung, tim inafis Polrestabes Bandung pun langsung mendatangi TKP, untuk melakukan olah TKP. Beberapa barang bukti yang didapati diantaranya satu unit sepeda motor merk Megapro warna hitam polet merah di body samping dan spakbor depan polet merah lis kuning dengan nopol D 4350 SX, satu buah dompet kulit warna hitam yg berisikan KTP SIM A dan C, satu buah STNK motor yg di pake An. azhar Kurnia Akbar almat jalan Pasir Kumeuli no 53 Rt 03/01 Baros, kota Cimahi, dan dua bungkus rokok.

Dikatakan Fauzan, sampai saat ini guna melakukan penyelidikan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan pada saksi-saksi, dan juga merekap rekamanan CCTV. Selain itu pihaknya juga membentuk tim gabungan dari Polsekta Regol dan Polrestabes Bandung untuk mengungkap serta penangkap para pelaku pengeroyokan dan penganiayaan tersebut.

Masih dikatakannya, dengan berbekal keterangan saksi serta bukti-bukti dan ciri-ciri para pelaku yang dikantongi, mudah-mudahan tidak ada kendala dalam menangkap pelaku.

“Ya saya minta dukungan dan doanya. Mudah-mudahan anggota lapangan kita bisa dengan segera mengungkap kasus ini dan berhasil menangkap para pelakunya,” ujarnya.

Saat ditanya motif penganiayaan, Fauzan pihaknya tidak mau berspekulasi. “Untuk motif akan bisa diketahui jikalau para pelakunya berhasil kita tangkap. Sekali lagi saya minta dukungannya dari rekan-rekan,” tutup Fauzan.

Disisi lain keluarga korban yang di temui wartawan di rumah sakit Sartika Asih, korban saat kejadian dirinya habis mengikuti touring motor dengan komunitas motor.

“Kita mendapatkan kabar tersebut subuh tadi pagi sekira pukul 01.30 WIB. Kita tidak tahu persis saat kejadian dia dari mana, tapi sepengetahuannya dia habis pulang touring,” kata Kakak Ipar Rendy Prawiraatmadja (48) di Instalasi Forensik RS Bhayangkara Sartika Asih.

Rendy menuturkan, kondisi Muhamad kurnia sendiri mengalami beberapa luka di bagian, luka parah di muka dan luka sayatan di leher.

Rendy mengatakan, adiknya ini sudah memiliki satu orang anak, namun statusnya telah bercerai dengan sang istri. Perihal pekerjaan masih kata Rendy, sang adik sebelumnya pernah bekerja di radio Dahlia di bagian operasional.

“Rencananya dalam waktu dekat, dirinya akan pergi ke luar kota, untuk mencari pekerjaan lainnya,” kata Rendy seraya mengatakan jenazah Muhamad Kurnia sendiri rencananya akan disemayamkan di rumah orangtuanya, Jalan Mutiara 4 no 14.

(RadarBandung/sar)