Astaga.. 700 Laporan, Satu yang Benar

Walikota Bandung Ridwan Kamil.
Walikota Bandung Ridwan Kamil.
Walikota Bandung Ridwan Kamil.

POJOKJABAR.id,BANDUNG – Sejak dikenakan saat Smart City Summit 25 April, hingga awal Agustus, Comand Centre Kota Bandung melalui aplikasi panic button (Tombol Panic), sudah menerima 700 panggilan. “Sudah ada sekitar 700 laporan yang masuk ke kami (comand centre,red) sejak pertama kali diperkenalkan kepada masyarakat,” ujar Kepala Bidang (Kabid) IT Diskominfo Kota Bandung, Srie Dhiandini, kepada wartawan Kamis (13/8/2015).

Namun, lanjut Dhini, dari 700 pelaporan yang masuk hanya satu yang bisa ditangani hingga tuntas. Karena hanya laporan itu yang diferivikasi dan terbukti benar. “Selebihnya hanya coba-coba dan hoax,” tambah Dhini.

Dhini mengaku, pihaknya sudah memprediksi hal ini akan terjadi. Di sisi lain Dhini juga mengaku senang, masyarakat cukup reaktif dengan adanya aplikasi baru. “Sebenarnya awalnya saya khawatir warga akan skeptis dengan aplikasi baru ini. Khawatir mereka berpikir aplikasi ini tidak bisa berjalan dengan baik,” paparnya.

Namun, dengan reaksi masyarakat seperti ini, membuktikan bahwa mereka sadar gunanya aplikasi tombol panik.


Dhini mengakui, untuk menggunakan aplikasi ini, harus diferivikasii, pasalnya yang akan mengeksekusi laporan dari masyarakat adalah pihak kepolisian. “Dan SOP dari kepolisian, mereka harus memferivikasi laporan yang masuk sebelum melakukan eksekusi,” terangnya.

Pada kesempatan ini Dhini meminta kepada masyarakat, untuk lebih bijaksana dalam menggunakan tombol panik. Sehingga tidak banyak laporan hoax yang masuk ke comand centre. “Jangan sampai seperti i Singapura, yang pemerintahnya haruss membuat regulasi berupa denda, untuk masyarakat yang memberikan laporan palsu,” pungkasnya.

Untuk itu, Dhini sering melakukan sosialisasi di media untuk masyarakat, agar masyarakat bisa lebih menggunakan aplikasi tombol baik dengan benar.
“Kalau mengundang masyarakat langsung untuk menerima informasi dari kami, memang belum pernah. Tapi kami banyak lakukan sosialisasi di media,” pungkasnya.

(RadarBandung/mur)