Wah.. OPM Daging Sapi Hari Terakhir Diserbu

Warga Kota Cimahi membeli daging sapi saat digelar OPM daging sapi di Pasar Atas Kota Cimahi, Rabu (12/8/2015).
Warga Kota Cimahi membeli daging sapi saat digelar OPM daging sapi di Pasar Atas Kota Cimahi, Rabu (12/8/2015).
Warga Kota Cimahi membeli daging sapi saat digelar OPM daging sapi di Pasar Atas Kota Cimahi, Rabu (12/8/2015).

POJOKSATU.id,CIMAHI – Hari terakhir Operasi Pasar Murah (OPM) daging sapi diserbu oleh pembeli di Pasar Atas Kota Cimahi, Rabu (12/8). Para pembeli daging sapi meningkat di hari terakhir pelaksanaan OPM, mengingat para pedagang daging sapi akan mengakhiri aksi mogok dan akan kembali berjualan mulai hari Kamis (13/8/2015).

Berdasarkan pantauan di Pasar Atas Kota Cimahi, masyarakat maupun pelaku usaha membeli daging di OPM tersebut, jumlah pembeli daging sapi di OPM meningkat dibanding hari-hari sebelumnya.

Kepala Diskopindagtan Kota Cimahi, Huzen Rachmadi mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah membicarakan dengan semua pengelola dan pedagang pasar, agar pelaksanaan OPM bisa berjalan kondusif. Selama 3 hari pelaksaan OPM, animo masyarakat yang membeli sangat tinggi.

“Selama tiga hari pelaksanaannya, animo warga untuk membi daging sapi melalui OPM ini sangat tinggi. Meskipun, sempat ada keterlambatan penyaluran daging ke pasar, sehingga tidak semua barang yang disediakan laku terjual,” ujarnya, Kemarin.


Dalam OPM tersebut, Diskopindagtan Kota Cimahi bersama Dinas Indag Jabar dan Divre Bulog Jabar, menyediakan 363 Kg daging sapi dengan harga Rp 90 ribu/kg, dalam waktu yang tidak lama sebanyak 360 Kg daging laku dibeli oleh masyarakat.

Huzen menuturkan, tingginya harga daging sapi di pasaran, dikarenakan pembatasan kuota daging sapi impor oleh Pemerintah ditambah lagi dengan mahalnya harga pakan ternak.

Menurutnya, dirinya kaget dengan aksi mogok tidak berdagang yang dilakukan oleh APDASI. Tentunya, ada permasalahan masalah suplai yang kurang. Lebih lanjut ia mengatakan, karena ini merupakan kebijakan pemerintah pusat, tentunya pihaknya di daerah melihat bagaimana para konsumen ini bisa tetap terpenuhi kebutuhannya.

“Kita sudah memonitor sejak hari minggu, lalu kita melakukan langkah-langkah koordinasi. Karena ini Bandung Raya, kita bersama Indag dan Bulog mengambil keputusan untuk menggelar OPM daging,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga Kota Cimahi yang membeli daging sapi di OPM di Pasar Atas, Siti Jenab ,34, mengatakan, dirinya khawatir jika harga daging sapi masih mahal. Oleh karenanya, dirinya memborong dua kg daging sapi.

“Kalau beli besok di pedagang mungkin harganya masih mahal. Makannya saya memborong 2 kg daging sapi di OPM,” ungkapnya.

(RadarBandung/cr7)