Ribuan Polisi Pagari KPU Kabupaten Bandung

Polres Bandung siap-siap melakukan pengamanan di Pilkada Kabupaten Bandung 9 Desemben nanti salah satunya latihan simulasi penanganan konflik yang digelar di Halaman Gedung Budaya, Soreang, Rabu (12/8/2015).
Polres Bandung siap-siap melakukan pengamanan di Pilkada Kabupaten Bandung 9 Desemben nanti salah satunya latihan simulasi penanganan konflik yang digelar di Halaman Gedung Budaya, Soreang, Rabu (12/8/2015).
Polres Bandung siap-siap melakukan pengamanan di Pilkada Kabupaten Bandung 9 Desemben nanti salah satunya latihan simulasi penanganan konflik yang digelar di Halaman Gedung Budaya, Soreang, Rabu (12/8/2015).

POJOKJABAR.id,SOREANG– Polres Bandung nampaknya sudah siap-siap melakukan pengamanan di Pilkada Kabupaten Bandung 9 Desemben nanti.  Berbagai persiapan telah dilakukan, salah satunya latihan simulasi penanganan konflik yang digelar di Halaman Gedung Budaya, Soreang, Rabu (12/8/2015).

Selama dua jam, ribuan petugas polisi dari Polres Bandung melakukan latihan penanganan huru-hara yang bisa saja terjadi dalam Pilkada Bandung.

Kapolres Bandung, AKBP Erwin Kurniawan melalui Kabag Ops Polres Bandung Kompol Edwin Affandi mengatakan, latihan tersebut merupakan salah satu persiapan Polres Bandung dalam menghadapi berbagai kemungkinan dalam Pilkada.

“Kegiatan ini sebagai latihan penanganan konflik dalam Pilkada juga gladi kotor simulasi sispam,” tutur Edwin.


Dalam gelaran Pilkada, segala kemungkinan bisa saja terjadi termasuk terjaadinya huru-hara dan bentrok antarsesama pendukung pasangan calon. Sudah menjadi tugas kepolisian melakukan pengamanan, sehingga kegiatan simulasi harus dilakukan.

“Kalau untuk pelatihan dua sesi ini dilakukan sejak Senin sampai hari ini (kemarin, red). Nanti dilanjutkan lagi Sabtu. Kemudian nanti 18 Agustus dilaksanakan gladi bersih dan 19 Agustus pelaksanaan situasi kontijensi dan Sispam Kota Polres Bandung,” katanya.

Direncanakan, pada saat gladi bersih nanti, sispam akan disaksikan Gubernur Jawa Barat dan Kapolda Jabar.

Lebih lanjut Edwin mengatakan, saat ini kondisi keamanan di Kabupaten Bandung masih dalam keadaan kondusif, namun tidak tertutup kemungkinan berbagai potensi kerawanan bisa muncul sewaktu-waktu, mengingat waktu pemilihan masih beberapa bulan ke depan.

Pihaknya sudah melakukan kesepakatan dengan kejaksaan, panwaslu dan penyelenggara pemilu untuk melakukan penegakan hukum terpadu (gakumdu). “Kami berharap kenapa harus paham dan mengerti ke PKPU itu, karena ketidakmengertian bisa mengakibatkan miss komunikasi di lapangan. Apabila ada miss komunikasi, kepolisian selalu menganjurkan untuk kembali ke PKPU,” jelasnya.

“Tentunya Kantor KPUD, Pemda dan Panwaslu akan menjadi lokasi yang dijaga sangat ketat sejak dilaksanakannya masa kampanye,” katanya.

Untuk pasangan calon sendiri, setelah KPU menetapkannya sebagai masing-masing pasangan calon, akan dijaga dua orang petugas kepolisian.

“Kita sudah siapkan dua orang petugas kepolisian untuk masing-masing pasangan calon. Mereka akan menjaga keamanan pasangan calon. Tanpa berseragam,”tandasnya.

(RadarBandung/mld)