Ratusan PKL Didenda Rp 200 Ribu

Para pelanggar yang terjaring Satpol PP Kota Cimahi mengikuti Sidang Yustisi di Kantor Kecamatan Cimahi Selatan Jln. Baros Kota Cimahi, Rabu (12/8/2015).
Para pelanggar yang terjaring Satpol PP Kota Cimahi mengikuti Sidang Yustisi di Kantor Kecamatan Cimahi Selatan Jln. Baros Kota Cimahi, Rabu (12/8/2015).
Para pelanggar yang terjaring Satpol PP Kota Cimahi mengikuti Sidang Yustisi di Kantor Kecamatan Cimahi Selatan Jln. Baros Kota Cimahi, Rabu (12/8/2015).

POJOKJABAR.id,CIMAHI – Satpol PP Kota Cimahi menggelar Sidang Yustisi di Kantor Kecamatan Cimahi Selatan Jln. Baros Kota Cimahi, Rabu (12/8/2015). Sidang ini merupakan tindak lanjut dari operasi yustisi yang dilakukan Satpol PP beberapa hari lalu.

Kasatpol PP Kota Cimahi, Aris Permono mengatakan, sidang kali ini dipimpin oleh Hakim Asep Sumirat SH. MH, serta Jaksa Hamonangan Purba. Pihaknya total menangkap 220 Pedagang Kaki Lima (PKL) dalam operasi yang dilakukan beberapa hari kemarin. “Sidang ini merupakan tindak lanjut dari operasi yang kita lakukan dari hari Senin (10/8/2015) lalu, total sebanyak 220 dalam penangkapan tersebut,” ujarnya, Kemarin.

Aris menuturkan, hakim kali ini sangat tegas dalam memimpin persidangan. Dari putusan-putusan yang dikeluarkan, hakim berani memberi denda yang tinggi kepada para pelanggar tersebut. Dalam Perda, denda paling maksimal Rp 50 juta bagi para pelanggar. “Pak hakim sudah berani. Saya mengikuti dari tadi, putusan-putusanya memberikan denda rata-rata menjadi Rp 200 ribu, pada sidang pertama sebelum ini hakim memberikan denda hanya Rp 61 ribu,” tuturnya.

Aris menjelaskan, pihaknya menurunkan dua tim untuk pelaksanaan operasi ini dari hari Senin (10/8) lalu. Pada persidangan kali ini, Hakim sangat tegas, sempat juga tadi hakim memarahi para pelanggar karena yang terjaring merupakan PKL yang membandel dengan kerap menggelar dagangan di pinggir dan bahu jalan.


“Begitu diberikan denda, hakim memperingati para pkl agar tidak kembali mengulanginya. Apabila masih saja mengulangi perbuatannya, maka hakim tidak akan segan-segan untuk tingkatkan lagi dendanya,” jelasnya.

Lebih lanjut Aris mengatakan, pihaknya pun pada hari ini (Rabu,12/8/2015) melakukan operasi mulai pukul 07.00 pagi di sepanjang Jalan Baros, Jalan Sudirman, Jalan Dustira, Jalan Gatot Subroto, serta Jalan Ganda Wijaya. “Dari hari senin sampai hari ini (Rabu 12/8/2015) kami telah melaksanakan 5 kali operasi. Sasaran kami adalah pkl dan pedagang buah-buahan yang menggunakan mobil, termasuk pasar pagi,” ujarnya.

Oleh karena itu pihaknya menghimbau kepada masyarakat Kota Cimahi maupun masyarakat luar Cimahi yang melakukan usaha di Kota Cimahi, untuk tidak melanggar aturan yang ada, dengan melakukan dagang di bahu dan trotoar jalan. “Kami akan terus dan tidak akan lelah untuk terus melakukan operasi. Untuk itu masyarakat yang yang membuka usaha di trotoar atau bahu jalan, agar mematuhi peraturan yang ada,” ungkapnya.

(RadarBandung/cr7)