Mogok Jualan Daging Sapi Berakhir

Petugas menyerahkan daging pada pembeli, di operasi pasar daging, di Pos Komando Militer (Kodim) 0618, Jalan Bangka, Kota Bandung, Rabu (12/8). Operasi pasar yang dilaksanakan oleh PD Pasar Bermartabat dan Artha Graha Peduli tersebut dilaksanakan pula di sejumlah pasar tradisional, dengan harga Rp 90.000 per kilogramnya.
Petugas menyerahkan daging pada pembeli, di operasi pasar daging, di Pos Komando Militer (Kodim) 0618, Jalan Bangka, Kota Bandung, Rabu (12/8). Operasi pasar yang dilaksanakan oleh PD Pasar Bermartabat dan Artha Graha Peduli tersebut dilaksanakan pula di sejumlah pasar tradisional, dengan harga Rp 90.000 per kilogramnya.
Petugas menyerahkan daging pada pembeli, di operasi pasar daging, di Pos
Komando Militer (Kodim) 0618, Jalan Bangka, Kota Bandung, Rabu (12/8/2015). Operasi pasar yang
dilaksanakan oleh PD Pasar Bermartabat dan Artha Graha Peduli tersebut dilaksanakan pula di
sejumlah pasar tradisional, dengan harga Rp 90.000 per kilogramnya.

POJOKJABAR.id,BANDUNG-Akhiri mogok berjualan APDASI dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung Potong Sapi Hari Ini

Rabu(12/08/15) pukul 12.00 siang tadi dilakukan pemotongan sapi setelah empat hari pedagang daging sapi mogok berjualan di pasar pasar traditional.

“Kami memulai aktifitas pemotongan sapi di RPH (rumah pemotongan hewan) Ciroyom. Ini sapi pertama yang akan kita potong setelah beberapa hari tidak melakukan aktifitas pemotongan,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Pertahanan Pangan Elly Wasliah

Pemotongan sapi tersebut disaksikan oleh kadis pertanian dan pertahanan pangan,ketua APDASI dan feedloter (pemasok sapi). Daging sapi pertama akan disalurkan ke Pasar Induk Caringin


“Pemotongan pertama sapi impor yang sapinya dari Lampung. Daging pertama ke pasar induk Caringin yang kedua ke Ciroyom,” kata Elly.

Elly menuturkan, masyarakat tidak perlu khawatir karena dengan dimulai kembali aktifitas pemotongan di RPH pedagang daging sapi sekarang sudah mulai berjualan kembali.

“Ini berarti menunjukan bahwa pedagang daging sapi di pasar pasar traditional kota Bandung sudah berjualan.Masyarakat tidak perlu khawatir karena pedagang daging sapi sekarang sudah memulai aktvitasnya,” tutur Elly.

Dinas Pertanian sendiri akan memotong sapi sesuai dengan kebutuhan masyarakat kota Bandung di dua RPH yaitu RPH Ciroyom dan RPH Cilengkrang. Hal ini sudah disepakati dengan pihak feedloter.

“Sesuai dengan kebutuhan biasanya memotong di dua RPH adalah 90-100 ekor sehingga kami akan penuhi kebutuhan, ini sudah disepakati dengan teman teman feedloter bahwa hari ini akan memotong sesuai dengan keburuhan masyarakat kota Bandung,” jelas Elly.

Dengan sudah dilakukannya kembali aktifitas pemotongan di RPH, sudah menjadi komitmen dengan BULOG Divre Jawa Barat bahwa kegiatan Operasi Pasar di Pasar Traditional akan dihentikan.

“Sudah komit dengan bulog divre Jabar dengan ketua bulog divre Jabar bahwa Operasi Pasar daging sapi dilaksankan sementara para pedagang tidak berjualan,sekarang para pedagang daging sapi akan mulai berkualan otomatis Operasi Pasar bulog dihentikan,” Kata Elly.

Sementara Ketua Asosiasi Pedagang Daging dan Sapi Potong Indonesia (Apdasi) Kota Bandung Endang Mubaroq minta agar kuota sapi import untuk Kota Bandung sebanyak 250 ekor per hari.

“Apdasi Kota Bandung minta kepada pemerintah mengkaji ulang kebijakan pembatasan kuota sapi impor,” ujar Endang di rumah potong hewan (RPH) Ciroyom, Rabu (12/08/2014).

Endang mengatakan dengan adanya pembatasan sapi import membuat daging sapi langka otomatis harga melambung. Menurut Endang, kebutuhan sapi untuk Jawa Barat 400 ribu ekor sapi per tahun.

Menurut Endang, jika permintaan kouta Kota Bandung tidak terpenuhi tidak menutup kemungkinan harga semakin melonjak dan kasihan nasib pedagang bakso. “Kalau kouta sapi import dibatasi maka masalah daging sapi tidalk akan selesai,” ujar Endang.

Endang mengatakan, jika Kota Bandung mendapat jatah 250 ekor per hari maka dijamin harga daging sapi dibawah Rp 100 ribu per kilogramnya.

Menanggapi daging sapi yang dijual Bulog Rp 90 ribu menurut Endang kualitasnya jauh dengan yang dijual Apdasi. “Kalau daging sapi yang dijual Bulog kualitasnya sama dengan Apdasi, kami berani membeli dan mengedarkan ke warga tidak perlu mogok,” ujar Endang.

Di tempat yang sama pengusaha penggemukan sapi (feedloater) Mufian asal Lampung mengatakan, setiap harinya memasok sapi dari Lampung ke Bandung 30 ekor sapi import. “Kami menyembelih di RPH Ciroyom sebanyak 30 ekor untuk dipasok ke Pasar Induk Caringin, ” ujar Mulfian.]

Tak hanya Mulfian yang menyaksikan penyembelihan pertama setelah mogok tapi 11 feedloter lainnya yang menyembelih di RPH Ciroyom ikut menyaksikan. Namun Apdasi maupun Feedloaterbelum bisa menastikan harga daging sapi untu dijual hari Kamis, (13/08/2015). “Lihat saja besok di Pasar, yang pasti masih diatas Rp 100 ribu,” ujar Endang.

(RadarBandung/mur)