Dua Pelaku Penganiaya Cucu Dibekuk

Kedua pelaku yang merupakan kakak beradik Rijal Surya Dilaga (20) alias Tito dan Topan Sukarna (27) ditangkap pihak kepolisian di dua tempat yang berbeda.
Kedua pelaku yang merupakan kakak beradik Rijal Surya Dilaga (20) alias Tito dan Topan Sukarna (27) ditangkap pihak kepolisian di dua tempat yang berbeda.
Kedua pelaku yang merupakan kakak beradik Rijal Surya Dilaga (20) alias Tito dan Topan Sukarna (27) ditangkap pihak kepolisian di dua tempat yang berbeda.

POJOKJABAR.id,BANDUNG – Setelah hampir satu bulan lamanya, akhirnya Polsekta Cicendo tangkap dua orang pelaku penganiayaan Ahmad Cucu Gumilar alias Cucu Pei (40).

Kedua pelaku yang merupakan kakak beradik Rijal Surya Dilaga (20) alias Tito dan Topan Sukarna (27) ditangkap pihak kepolisian di dua tempat yang berbeda. Hal tersebut disampaikan Kapolsek Cicendo Kompol Ryky Muharam.

“Rijal di tangkap di Dago pada Senin (10/8), esok harinya, Selasa (11/8) barulah kita dapatkan Topan di dekat rumah di Baladewa,” kata Ryky kepada wartawan di Mapolsek Cicendo di jalan HOS Cokroaminoto Pasir Kaliki.

Dalam penangkapan keduanya, beberapa barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya satu buah kampak, satu buah bongkahan batu, satu pasang sandal warna hitam, satu buah kaos ada bercak darah, satu balok kayu dengan panjang 30cm.


Ryky mengatakan sampai saat dirinya masih mengejar satu orang DPO yang di ketahui berinisial M,”Dari keterangan kedua pelaku, mereka juga M ini turut ikut dalam penganiayaan tersebut,” kata Ryky.

Atas perbuatan keduanya, kakak beradik dikatakan Ryky di ancam pasal 170 juncto 351 ayat 3 KHUPidana dengan ancaman penjara diatas lima tahun penjara.

Dikatakan Rijal Alias Tito, dirinya pada saat kejadian tidaklah mengenal korban Cucu Pei. Namun menurutnya, dirinya saat itu diancam oleh korban dengan menggunakan kampak.

“Saya waktu itu mau di sabet dengan kampak oleh korban, yang diketahui pada saat kejadian korban ini dalam keadaan mabuk,” kata Tito.

Merasa terancam, Tito pun berlari ke rumahnya dan mengadukan hal tersebut pada kakaknya, Topan.

Topan pun mengatakan, dirinya sempat menghampiri korban dengan berniat untuk mengobrol tentang permasalahan dengan adiknya tersebut.

“Pada saat saya hampiri, pas mau saya tanyai, dia malah mengarahkan kampaknya tersebut ke saya, namun tidak kena. Korban pun untuk kedua kalinya, menyabetkan kampak tersebut, mengenai paha belakang saya, kemudian korban pun saya tendang,”kata Topan.

Saat korban terjatuh, disitulah Topan, Tito, dan M ini memukuli korban, dan menyabetkan kampak yang di bawa korban tersebut, ke dada korban. Korban pun mengalami luka muka memar dan sabetan kampak di bagian dada. Setelah melakukan aksinya, ketiganya pun lansung melarikan diri.

Diketahui Cucu tewas di Jalan Baladewa Asri RT 5/10, Kelurahan Pajajaran, beberapa waktu lalu. Cucu sempat mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin selama beberapa jam, namun akhirnya dirinya tewas dengan mengalami luka berat di bagian belakang kepala.

(RadarBandung/sar)