Sampah Bertebaran, Cibaligo Kumuh

Pengendara sepeda motor melintasi kawasan Cibaligo Kota Cimahi, Selasa (11/8). Terlihat banyak sampah berserakan di pinggiran jalan tersebut akibat masih banyaknya masyarakat yang membuang sampah dipinggiran jalan.
Pengendara sepeda motor melintasi kawasan Cibaligo Kota Cimahi, Selasa (11/8). Terlihat banyak sampah berserakan di pinggiran jalan tersebut akibat masih banyaknya masyarakat yang membuang sampah dipinggiran jalan.
Pengendara sepeda motor melintasi kawasan Cibaligo Kota Cimahi, Selasa (11/8). Terlihat banyak sampah berserakan di pinggiran jalan tersebut akibat masih banyaknya masyarakat yang membuang sampah dipinggiran jalan.

POJOKJABAR.id,CIMAHI – Banyak sampah berserakan dipinggir-pinggir jalan kawasan Cibaligo Kota Cimahi. Akibat masih banyaknya oknum masyarakat yang membuang sampah dipinggiran jalan, membuat kawasan tersebut menjadi tidak enak untuk dipandang.

Kabid kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Cimahi, Ade Ruhiyat membenarkan masih banyak masyarakat yang kurang peduli terhadap lingkungannya, semestinya masyarakat membuang sampah di tempat pembuangan sampah (TPS) yang tersedia bukan membuat sampah di pinggiran jalan.

“Seharusnya masyarakat tidak asal membuang sampah di sembarang tempat, melainkan membuang sampah di TPS yang sudah tersedia. Kebanyakan masyarakat membuang sampah dipinggiran jalan sambil melintas di kawasan tersebut,” ujarnya, Selasa (11/8/2015).

Berdasarkan pantauan di lapangan, jalur penfhubung kawasan Melong dengan Cimindi atau Baros tersebut tampak sejumlah sampah berserakan dipinggiran jalan terutama di sejumlah ruas jalan daerah Cibaligo.


Kebanyakan sampah yang berserakan tersebut merupakan sampah rumah tangga yang dibungkus menggunakan keresek. Akibatnya, pemandangan terlihat kumuh, serta sampah terlihat dikerubungi oleh lalat dan bisa menimbulkan penyakit.

Ade menuturkan, pihaknya akan melakukan operasi tangkap tangan guna menindak masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Masyarakat yang kedapatan membuang sampah sembarangan bisa dikenai sanksi Tipiring karena telah melanggar Perda No. 16/2011 tentang pengolahan sampah.

“Kita akan melakukan operasi tangkap tangan untuk menindak masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Kita kini sedang survei ke lapangan, apa yang menjadi permasalahan sehingga masyarakat membuang sampah sembarangan,” tuturnya.

Menurutnya, untuk keberadaan sampah yang dekat dengan pabrik, itu merupakan tugas pabrik untuk membersihkannya. Serta pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan pihak Apindo untuk melakukan bersih-beraih sungai Cibaligo.

Lebih lajut Ade mengatakan, operasi tangkap tangan ini dilakukan untuk memberikan efek jera kepada masyarakat yang membuang sampah dengan seenaknya. Dalam operasi ini, DKP Kota Cimahi akan bekerjasama dengan Satpol PP Kota Cimahi. “Karena penegakan Perda merupakan kewenangan Satpol PP, maka kita akan libatkan Satpol PP,” ungkapnya.

(RadarBandung/cr7)