Aksi Kawanan Jambret Ini Berakhir di Ujung Peluru

jambret
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol menunjukkan sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan. di Mapolrestabes Bandung

POJOKJABAR.id, BANDUNG– Warga Kota Bandung bisa bernafas sedikit lega. Pasalnya kurang dari 2 minggu, unit Jatanras Polrestabes Bandung akhirnya berhasil menangkap pelaku jambret yang kerap beraksi di wilayah kota Bandung.

“Keempat tersangka berinisial TRU alias Sedeng (30), ARM alias Dodot (28), CPI (30), FHM (30) dan AS (30). Mereka ditangkap di tempat persembunyiannya daerah Cibiru dan Cicadas,” terang Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol didampingi Kasat Reskrim AKBP Mokhamad Ngajib kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Sabtu (8/8).

Dikatakannya, komplotan ini sudah melakukan aksinya sebanyak 25 kali di wilayah Kota Bandung. Dua aksi mereka di Jalan Layang Pasopati dan Jalan Sunda menelan korban jiwa dan luka parah. Setiap aksinya mereka kerap menggunakan dua kendaraan yang ditumpangi oleh keempat pelaku. Lantaran mencoba kabur polisi menembak kaki empat dari lima pelaku saat hendak ditangkap di kawasan Cicadas dan Cibiru.

Menurut Yoyol modusnya yang dilancarkan kelompok penjahat ini, ketika menemukan calon korban di jalanan. Mereka langsung memepet kendaraan korban dan langsung menarik tas milik korban dengan cara memotong tas menggunakan pisau cutter. Empat pelaku di antaranya merupakan spesialis jambret. Sedangkan seorang lainnya sebagai penadah barang curian.


“Para pelaku ini melakukan aksi jambret di seluruh jalanan kota Bandung, selain di jalan Pasopati dan Jalan Sunda yang korbannya mengalami luka serta meninggal dunia, baru-baru ini mereka juga beraksi di Jalan Laswi,” papar Yoyol.

Yoyol menambahkan, dalam aksinya kerap membawa badik, pisau dan cutteer. Mereka juga memiliki peran masing-masing. Satu motor mengintai dibagian belakang, satu motor memepet dari sisi samping, dan satu motor lain berhenti tepat di depan motor korban.

“Pelaku ini bertindak tergantung kesempatan. Kalau kesempatan mereka hanya bisa menjambret, ya menjambret. Kalau sedang leluasa mereka melakukan perampasan motor dan para pelaku kerap beraksi mulai pukul 4.00 WIB hingga 6.00 WIB,” jelasnya.

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita 34 HP, beberapa dompet, senjata tajam, dan 20 unit sepeda motor milik pelaku dan korban. Polisi menjerat para pelaku dengan Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman diatas 7 tahun penjara. (rmol/dea)