Skip to content
Pojok Jabar
Rabu, 7 Oktober 2026

Bupati Aep Pastikan Sekolah di Karawang Tetap Masuk Meski Terpapar Abu Vulkanik

, · 15:20 WIB ·
Foto : Bupati Karawang Aep Syaepuloh memastikan sekolah tetap masuk meski Karawang terpapar abu vulkanik.(Pojoksatu).

POJOKJABAR.COM, KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang memastikan kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap berjalan seperti biasa meski sejumlah wilayah terkena sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Advertisement

Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan, paparan abu vulkanik di Karawang masih ringan dan belum berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat.

Karena itu, sekolah belum perlu diliburkan atau menerapkan pembelajaran jarak jauh.

“Di kita hanya di daerah ujung saja, itu pun tidak terlalu signifikan dampaknya. Kalau sekolah dengan PJJ juga saya pikir enggak mungkin. Sudah sekolah saja,” kata Aep, Senin (7/9/2026).

Advertisement

Meski begitu, masyarakat diminta tetap waspada. Warga yang beraktivitas di luar ruangan diimbau memakai masker.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karawang Wawan Setiawan Natakusumah mengatakan, hingga saat ini belum ada kebijakan untuk meliburkan sekolah.

Kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung tatap muka. Namun, sekolah mulai melakukan langkah pencegahan.

Salah satunya dengan meniadakan apel pagi. Siswa langsung masuk ke kelas dan diimbau memakai masker.

“Sementara sampai saat ini, tadi pagi tidak ada apel pagi. Jadi siswa langsung masuk kelas dan juga diimbau untuk menggunakan masker,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Karawang Usep Supriatna mengatakan, abu vulkanik terpantau di dua kecamatan, yakni Tegalwaru dan Klari.

Namun, paparan abu di kedua wilayah tersebut masih tipis.

“Karawang ini masuk dalam sebaran abu vulkanik, walaupun paling ujung. Tidak terlalu parah,” ujar Usep.

BPBD Karawang meminta masyarakat tetap waspada. Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan memakai masker dan kacamata untuk menghindari paparan abu vulkanik.

Pemerintah Kabupaten Karawang bersama instansi terkait akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan.

Ditulis oleh Ega Nugraha