Indahnya Pemandangan di Bukit Panenjoan Purwakarta, Membuat Anda Lupa Waktu

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Salah satu obyek wisata yang saat ini sedang digandrungi para muda-mudi yaitu obyek wisata pemandangan alam Panenjoan, yang berlokasi di Desa Sindang Panon Kecamatan Bojong Purwakarta.

Obyek wisata yang terbentang di areal perkebunan teh tersebut menjadi salah satu obyek wisata tujuan anak muda, disamping lokasinya yang menyenangkan dan menyejukan tiket masuk ke area tersebut juga tergolong sangat murah dan terjangkau.

Salah seorang pengunjung Muhidin (29) asal Kabupaten Subang mengatakan dirinya bersama istri sengaja ingin mengunjungi wisata alam Panenjoan karena penasaran, yang katanya sangat romantis banget buat pasangan muda-mudi.

“Saya sama istri datang kesini, setelah menaiki tangga dan berjalan dijembatan bambu yang panjangnya hingga ratusan meter suasananya sangat adem sekali,” ujar Muhidin.

Selain itu, pemandangan dari atas jembatan buatan ini terasa begitu indah sehingga membuat kita betah berlama-lama sambil berselvie ria bareng istri.

“Pemandangannya luar biasa sangat indah, saya betah banget berada disini sehingga waktu ‎berlama-lama disini tidak terasa. Sambil mengabadikan foto-foto bersama istri, mungkin bulan depan akan kesini lagi bersama temen-temen,” tambahnya.

Sementara itu, Deden, selaku kepala desa‎ sindangpanon kecamatan Bojong menyampaikan bahwa lokasi rekreasi keluarga yang ada didesanya baru beberapa bulan di buka. Antusiasme mayarakat baik dari dalam maupun luar kota sangat tinggi, sehingga lokasi yang baru dibuka tersebut langsung ramai dikunjungi para wisatawan.

“Sesuai dengan pencanangan bupati Purwakarta Kang Dedi, bahwa di Purwakarta ada 16 Desa wisata. Salah satunya yaitu Desa Sindang Panon,” ujar Deden.
20170305_162231

Untuk para pengunjung, lanjut Kepala Desa termuda di Purwakarta ini, tidak dikenai tarif karcis yang besar atau memberatkan para wisatawan kami hanya mengenakan tarif parkir kendaraan dan masuk saja.

“Masuk kesini tarifnya cuma Rp.5000,_ (lima ribu rupiah‎) tarif itu untuk parkir kendaraan sekaligus biaya masuk untuk menikmati pemandangan dari atas jembatan bambu yang kami buat,” tambah Deden.

Jembatan bambu dengan ketinggian antara 7-10 meter dari permukaan tanah, sengaja di buat diatas bukit perkebunan teh. Sehingga jembatan tersebut tidak merusak kebun teh yang ada di bawahnya.

“Biasanya pengunjung akan membludak saat memasuki akhir pekan, kebanyakan muda-mudi yang membawa pasangannya. Ataupun rombongan-rombongan karyawan yang penasaran dengan pemandangan dari atas bukit,” tutup Deden panjang lebar.

Pemandangan dari atas jembatan bambu yang dibuat dengan panjang ratusan meter di buat melingkar, jembatan diatas bukit tersebut sengaja dibuat untuk para pengunjung agar bisa menikmati pemandangan di bawah bukit yang indah mempesona. (Adw)



loading...

Feeds