Pasca Gelombang Pasang, Nelayan Palabuhanratu Sukabumi Kembali Melaut

Nelayan (ilustrasi)./Foto: Istimewa

Nelayan (ilustrasi)./Foto: Istimewa

POJOKJABAR.com, SUKABUMI — Pasca terjadinya gelombang pasang air laut beberapa waktu lalu, kini para nelayan yang berada di Palabuhanratu kembali berani untuk melaut, meski tangkapannya belum normal. Namun, dorongan kebutuhan para nelayan tersebut pergi melaut.

Salah satu nelayan tradisional Asal Kampung Cipatuguran, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu Udin Jekrem (45) mengatakan, bahwa mau tidak mau dirinya bersama nelayan lainnya harus kembali melakukan aktifitas melaut untuk menyambung hidup.

“Sudah beberapa pekan kami melaut, hasilnya lumayan lah meski belum maksimal, “jelas Udin beberapa waktu lalu.

Untuk hasilnya, tergantung situasi kalau lagi banyak pasti nelayan untung ya kalau sedikit hasil tangkapannya dirinya terpaksa harus bersabar, karena dengan pengeluaran dan penghasilan tidak seimbang. Dirinya juga tidak menampik bahwa yang biasanya mendapatkan puluhan kilo sekarang terdakang hanya mendapatkan belasan kilo bahkan bisa mencapai hasil lima kilo saja sekali jalan.

“Ia kalau pendapatan tergantung, kadang banyak kadang sedikit. Untuk kebanyakan ikan yang ditangkap saat ini biasanya ikan teri saja, “jelasnya.

Meski terkadang pedapatanya tidak sebanding dengan biaya melaut dengan membeli bahan bakar perahu, dirinya tidak pernah putus asa untuk kembali kelaut, menurutnya jika sudah pekerjaan sedih dan senang harus dilaksanakan.

“Mau gimana lagi, kalau sedikit dapatnya, mungkin ada besok hari untuk mendapatkan ikan yang banyak, “terangnya.

Sementara itu salah seorang nelayan lainnya, Aceng (35) menambahkan untuk harga jual ikan sekarang masih normal untuk harga ikant teri misalnya hanya dijual dengan harga Rp15 sampai Rp25 ribu perkilogram.

Jika mendapatkan hasil yang sedikit untuk dijual, biasanya cukup dimakan dengan keluarga saja. Kondisi nelayan memang sejak dulu ada turun naik, jika pas waktu subur pasti banyak. Tapi, pas kondisi paceklik maka tangkapan akan berkurang.

“Ya gimana yah, kalau mencari ikan dilaut kan tidak seperti mencari ikan di kolam, jadi tergantung nasib saja, “Cetusnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, untuk di wilayah laut di Sukabumi ini jenis ikannya tidak jauh beda dengan laut pantai selatan lainnya. Mulai dari ikan kembung dan ikan tenggiri, udang dogol dan udang jenis lainnya masih banyak. Untuk penjualan biasanya di jual ditempat penjualan biasa atau diolah sendiri sebelum dijual kepada orang.

“Jualnya ya sekitar sini saja, kalau ada yang meminta daerah luar suka ada. Tapi seringnya dijualn kepada pengepul yang berada tidak jauh dari pantai Palabuhanratu, “tukasnya.

(radar sukabum/hnd)


loading...

Feeds