Uji KIR Kendaraan di Kabupaten Sukabumi Dialihkan ke Kota

PELAYANAN: Tim penguji kendaraan UPT PKB Dinas Perhubungan Kota Sukabumi saat memeriksa kendaraan.

PELAYANAN: Tim penguji kendaraan UPT PKB Dinas Perhubungan Kota Sukabumi saat memeriksa kendaraan.

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi dari uji kendaraan bermotor dipastikan bakal bertambah. Pasalnya, pasca Kementrian Perhubungan mengharuskan Unit Pelaksana Tenknis Pengujian Kendaraan Bermotor (UPT PKB) terakreditasi, kendaraan dari Kabupaten Sukabumi harus melakukan uji Kir ke Dinas Perhubungan Kota Sukabumi.

Kepala UPT PKB Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Asep Supriyadi menjelaskan, setelah Kementrian Perhubungan mengaharuskan UPT PKB terakreditasi, pelayanan uji Kir kendaraan dari wilayah Kabupaten Sukabumi terpaksa dialihkan sementara ke Dishub Kota.

“Alhamdulillah, UPT PKB Dishub Kota Sukabumi sudah terakreditasi. Secara bertahap, kendaraan dari wilayah Kabupaten Sukabumi melakukan uji Kir disini, sudah berjalan dua pekan,” jelasnya kepada Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar) saat ditemui diruang kerjanya, Senin (6/8/2018).

Selama pelayanan uji Kir seluruh kendaraan di UPT PKB Dishub Kota Sukabumi, lanjut Asep, tarif yang dikenakan kepada setiap kendaraan yang melakukan uji Kir masuk ke PAD Dishub Kota Sukabumi. Hingga bulan ini, pihaknya mengklaim, target PAD dari uji Kir sudah mencapai 91 persen.

“Setiap biaya uji Kir yang dikenakan pada kendaraan, secara otomatis masuk ke PAD Kota Sukabumi. Tentunya, hal itu pastinya medorong target PAD yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Meskipun kendaraan dari Kabupaten Sukabumi melakukan uji Kir di Dishub Kota Sukabumi, namun jumlah kendaraan yang datang belum signifikan. Kendati demikian, pihaknya telah melakukan berbagi persiapan bilamana terjadi lonjakan kendaraan yang akan melakukan uji Kir.

“Pastinya kami siap, tapi hingga kini jumlah kednaraannya belum meningkat signifikan. Paling, dalam satu hari ada penembahan 15 kendaraan. Jika nanti banyak, kamipun bakal menambah tim pengujinya,” tutupnya.

Sementara itu, salah seorang pemilik kendaraan asal Kecamatan Cisaat, Wandi (40) mengaku, uji Kir di Dishub Kota Sukabumi lebih dekat ketimbang harus ke Cikembar. Maka dari itu, dirinya cukup merespon baik rencana tersebut.

“Kalau menurut saya justru lebih dekat, tapi selebihnya dimanapun kita harus tetap tertib melakukan uji berkala kendaraan,” singkatnya.

(radar sukabumi/cr15)


loading...

Feeds