Soal Laporan Keuangan, Inspektorat Kabupaten Sukabumi Periksa 42 Desa

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Inspektorat Kabupaten Sukabumi menargetkan tahun ini memeriksa laporan keuangan di-140 desa se Kabupaten Sukabumi.

Saat ini, dari target tersebut, baru 30 persen desa yang pemeriksaannya selesai dilakukan. Hasil pemeriksaan sementara, tim masih menemukan adanya pelanggaran.

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar), laporan keuangan yang diperiksa ini merupakan laporan tahap pertama keuangan desa. Ada beberapa desa yang menjadi temuan petugas Inspektorat. Sehingga, mereka diwajibkan untuk menyetorkan kembali ke kas daerah.

“Dari hasil pemeriksaan, memang ada temuan. Konsekwensinya ya mereka harus mengembalikan ke kas daerah atau negara. Tapi kami tidak bisa menyampaikan kepada publik soal itu (temuan dan nama desa),” ujar Sekretaris Inspektorat Kabupaten Sukabumi, Komarudin kepada Radar Sukabumi, Senin (6/8/2018).

Komarudin menyebutkan, secara global yang menjadi temuan ini karena kurangnya data pendukung pada kegiatan yang dilaksanakan pemerintah desa. Akibatnya, dari temuan itu, mereka pun harus menyetorkan anggaran yang bukti pendukungnya tidak ada.

“Ada yang harus distorkan ke kas negara, ada juga yang ke kas daerah. Tergantung sumber anggaran,” imbuhnya.

Menurut Komarudin, dari 140 desa yang menjadi target pemeriksaan tahun ini, baru 30 persen atau 42 desa yang pemeriksaannya selesai dilaksanakan. Kesemua desa itu merupakan desa yang tersebar dibeberapa kecamatan.

“Ini merupakan pemeriksaan penyerapan anggaran pada periode pertama. Jadi memang, baru 30 persen yang selesai diperiksa,” akunya.

Komarudin menjelaskan, baru tercapainya target 30 persen itu karena memang terkendala pada sumber daya manusia yang dimiliki Inspektorat Kabupaten Sukabumi. Sehingga meskipun sudah masuk bulan delapan, capaian target pemeriksaan baru 30 persen.

“Ini karena memang jumlah SDM kita yang terbatas. Sehingga target pun baru tercapai sepertiganya,” akunya.

Meskipun demikian, Komarudin berjanji akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai target tahun ini. Hal tersebut dilakukan supaya penggunaan keuangan di setiap desa digunakan dengan tepat dan baik.

“Masih ada waktu untuk mencapai target. Kami akan optimalkan,” jelasnya.

(radar sukabumi/ren)


loading...

Feeds