Dirawat Dua Pekan, Nining Sudah Mulai Bisa Bicara

Wanita Bernama Nining yang Berpura-pura Hilang.

Wanita Bernama Nining yang Berpura-pura Hilang.

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Nining Sunarsih (53) warga asal Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, kini sudah mulai bisa bicara.

Hal itu dikatakan Ketua Tim Penanganan Keluhan dan Informasi RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, Wahyu Handriana.

Saat ini, kondisi Nining yang mendapatkan perawatan di RS semakin membaik. Seperti yang diketahui sebelumnya, Nining tidak bicara dan didiagnosa mengalami depresi berat oleh dokter spesialis jiwa dirumah sakit tersebut.

“Nining sudah kami lakukan perawatan kurang lebih hampir dua pekan,’’ kata Wahyu, Jumat(13/7/2018).

Bahkan menurutnya, kondisi terakhir Nining sekarang sudah mulai mau bicara sedikit-sedikit serta sudah mulai bisa mandiri sendiri. Karena kondisinya membaik, mungkin tidak lama lagi oleh dokter spesialis kejiwaan akan dilakukan observasi.

“Selanjutnya, Nining bisa dilakukan pemeriksaan rawat jalan atau dipulangkan,” tuturnya.

Pemulangan Nining sambung dia, nantinya didasarkan pada nafsu makan yang baik dan kontak bicara sudah mulai bisa dilakukan. Selain itu, tingkat stres sudah menurun. Lalu, dokter kejiwaan yang menanganinya akan melakukan penilaian.

“Selepas dipulangkan, nantinya mungkin ada beberapa hal yang akan disampaikan kepada keluarga Nining pasca perawatan,” sahut Wahyu.

Sebelumnya, polisi berhasil membongkar kasus rekayasa Nining yang dikabarkan tenggelam dan ditemukan usai 17 bulan dengan kondisi masih hidup. Padahal, skenario tersebut merupakan trik Nining agar daat kabur dari jeratan utang bank yang nilainya sebesar Rp 35 juta dengan bermodalkan surat kematian.

Sehingga, pihak bank menganggap hutang tersebut hangus dan sertifikat rumah sebagai jaminan dikembalikan kepada pihak keluarga Nining. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu keterangan langsung dari Nining terkait kasus yang sempat menghebohkan publik tersebut.

Selain itu, samapai saat ini kepolisian masih menunggu laporan dari pihak Bank BRI atau pihaklainnya yang merasa dirugikan.

(radar sukabumi/cr16)


loading...

Feeds