Untuk Sementara, Pengendara Hindari Jalan RH Didi Sukardi Sukabumi, Ini Alasannya

macet di Jalan RH Didi Sukardi

macet di Jalan RH Didi Sukardi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI — Sejumlah pengendara dan warga Kampung/Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, mengeluhkan kemacetan lalulintas akibat adanya pekerjaan rambat beton di Jalan RH Didi Sukardi, Senin (9/7/2018).

Dari informasi yang dihimpun Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar), pekerjaan rambat beton di jalan berstatus provinsi tersebut sudah hampir kurang lebih dua Minggu berlangsung.

Sehingga, kemacetan pun tidak dapat terhindarkan, karena sebagian jalan masih dalam proses pengerjaan rambat beton.

“Selain kemacetan, tidak sedikit juga pengendara yang terperosok keselokan yang posisinya dipinggir jalan. Karena, memang badan jalan semakin menyempit,” kata salah seorang warga Kampung Asrama, Kelurahan Gedongpanjang, Fahrul (23), Senin (9/7/2018).

Lebih lanjut ia menjelaskan, selama pengerjaan berlangsung sedikitnya enam kendaraan yang mengalami kecelakaan di jalan tersebut. Matoritas, kecelakaan terjadi ketika malam hari.

“Apalagi sebelum adanya penjagaan untuk buka tutup jalan. Sangat rawan kecelakaan dan kemacetan,” ujarnya.

Kendati terdapat pengamanan dari pihak kepolisian sambung dia, namun tidak sampai 24 jam stanby di lokasi. “Polisi paling malam hari saja, itu juga paling melakukan kontrol saja,” paparnya.

Hal senada, dikeluhkan salah seorang pengendara Yandi (27) adanya pengerjaan tersebut memang menghambat arus lalulintas karena terjadinya penyempitan jalan. Selain itu juga, banyak besi behel yang menganga sehingga bisa mengancam keselamatan pengendara.

“Karena memang kalau malam hari besi behel yang dipakai penyambung coran itu membahayakan. Mobil saya aja sempat menyenggol besi dipinggiran coran tersebut. Saya harap, pengerjaan ini bisa segera disrlesaikan dan adanya pengamanan dari pihak berwajib,” tandasnya.

Di tempat terpisah, Kapolsek Citamiang AKP Wahyudi menerangkan, pihak kepolisian terus melakukan patroli di wilayah tersebut. “Ya, kita tugaskan beberapa personel untuk melakukan patroli di jalan tersebut untuk pengamanan lalulintas,” terangnya.

Dia akuinya, dengan adanya pengerjaan jalan ini memang rawan terjadi kecelakaan. Sebab itu, pihaknya menghimbau kepada para pengemudi agar meningkatkan kewaspadaanya.

“Pengendara harus lebih berhati-hati ketika melalui jalan tersebut agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya.

Sementara itu, mandor pekerja rambat beton, Buldan (35) menjelaskan, pengerjaan jalan sepanjang 468 meter dengan lebar berpareatif dari enam sampai tujuh meter tersebut kontrak pengerjaanya hingga Oktober 2018.

“Tapi untuk anggaranya saya tidak tau pasti, karena saya hanya bertugas melakukan pengerjaan saja. Kalau masalah aggaran harus langsung ke bos nya. Tapi sekarang lagi tidak ada di lokasi,” singkatnya.

(radar sukabumi/cr16)


loading...

Feeds