Kasus Nining Dimata Pengamat Publik Sukabumi

Wanita Bernama Nining yang Berpura-pura Hilang.

Wanita Bernama Nining yang Berpura-pura Hilang.

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Rekayasa kasus Nining Sunarsih 52) warga Kampung Cibunar, Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, menuai sorotan publik.

Kali ini, pengamat publik Sukabumi sekaligus Ketua STIE PGRI Sukabumi, Asep Deni menilai timbulnya kasus tersebut perlu menjadi pembelajaran untuk semua lapisan masyarakat.

Sebab, selain dapat merugikan, juga bisa berbenturan dengan hukum.

“Kejadian ini perlu dijadikan pembelajaran bagi kita semua agar tidak melakukan hal yang sama gara-gara ingin terbebas dari utang,” kata Deni kepada Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar), Selasa(10/7/2018).

Menurutnya, proses hukum yang kini tengah ditangani kepolisian juga patut dihormati. Jika memang ada pihak yang merasa dirugikan, maka permasalahan ini perlu ditindak secara tegas sesuai dengan aturan berlaku.

“Karena, ini tentunya akan menjadi pembelajaran bagi kita agar tidak melakukan hal yang sama,” sahutnya.

Deni memaparkan, timbulnya skenario Nining tenggelam ini beralibi hanya untuk lari dari jeratan utang bank dengan berbekal surat keterangan meninggal.

“Selain itu, perlu hati-hati juga pada lembaga layanan publik. Seperti, rumah sakit yang konon cerita sempat melakukan autopsi hingga tes DNA jenazah yang mirip Ibu Nining. Karena efeknya pasti besar. Nanti apabila terdaat pengakuan bahwa misalkan sudah ada hasil autopsi dan hasil tes DNA-nya sama padahal bohong, akan membuat layanan daerah dalam rangka pelayanan publik menjadi tidak dipercaya,” papar Asep Deni.

Ia menambahkan, saat ini menyikapi persoalan tersebut baiknya semua diserahkan kepada pihak yang berwajib. Sehingga, bisa semakin terang persoalannya. Apabila ada pihak yang merasa dirugikan, secepatnya dapat melaporkan kepada kepolisian agar bisa diperoses secara hukum.

“Jika ada yang merasa dirugikan baik masyarakat ataupun instansi hingga melaporkan rekayasa ini, tentunya harus diproses,” sahutnya.

(radar sukabumi/cr16/d)


loading...

Feeds