225 PJU di Kota Sukabumi Rusak

Ilustrasi PJU.

Ilustrasi PJU.

Cari Aman

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Lima persen dari 4.500 atau sebanyak 225 Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Sukabumi rusak. Kondisi itu terjadi lantaran beberapa faktor, seperti kerusakan akibat sambaran petir, puting beliung, jaringan kabel rusak, naik turunnya tegangan serta faktor usia.

“Mayoritas kerusakan PJU ini diakibatkan karena faktor alam dan usia PJU sudah tua,” ujar Kepala Dinas Kota Sukabumi Abdurachman didampingi Kasi PJU Dishub Kota Sukabumi, Lutpi Alip kepada Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar), Selasa (10/7/2018).

Ia mengungkapkan PJU menjadi salah satu kebutuhan pengguna jalan yang perlu diperhatikan pemerintah. Terlebih dalam mengantisipasi kecelakaan lalulintas dan tindakan kejahatan yang kerap terjadi di tempat yang kurang penerangan.

Untuk itu lanjut dia, diperlukan secara instensif untuk melakukan perawatan sehingga PJU tetap dapat berpungsi normal. Karena, tak dipungkiri kebanyak PJU di Kota Sukabumi usianya sudah tua sehingga diperlukan pengecekan rutin.

“Ya, memang kami dengan rutin terus melakukan perawatan PJU yang dianggap sudah tua,” paparnya.

Menurutnya, pada 2018 ini Dishub Kota Sukabumi menargetkan pemasangan PJU dibeberapa titik. Rinciannya, pemasangan PJU smart sollar sell sebanyak 11 titik, PJU lingkungan dan jalan kota sebanyak 150 titik, PJU gang sebanyak 9 lokasi, PJU hightmash 2 lokasi dan PJU sollar sell 8 titik.

“Mudah-mudahan pada akhir 2018 semua targetan ini dapat terealisasi seratus persen sehingga ada penambahan PJU baru,” paparnya.

Ia menambahkan, digencarkannya pemasangan PJU ini guna mengantisipasi kecelakaan yang diakibatkan minimnya lampu penerangan jalan.

Tak hanya itu, juga bisa mengantisipasi tindakan kejahatan yang kerap terjadi di jalan yang gelap atau kurangnya penerangan.

”Kami akan terus bersaha untuk penambahan PJU ini karena menjadi salah satu faktor penting untuk keamanan dan kenyamanan para pengendara,” tukasnya.

(radar sukabumi/cr16/t)


loading...

Feeds