Bikin Panik Warga, Si Jago Merah ‘Ngamuk’ di Cipoho Sukabumi

PANIK: Sejumlah warga terlihat panik saat melihat api di salah satu rumah warga milik Eti Sumiati, (57) Gang Satria Cipoho RT 3/05, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, kemarin (12/

PANIK: Sejumlah warga terlihat panik saat melihat api di salah satu rumah warga milik Eti Sumiati, (57) Gang Satria Cipoho RT 3/05, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, kemarin (12/

POJOKJABAR.com, SUKABUMI — Kebakaran kembali terjadi di Kota Sukabumi. Kali ini, si jago merah melahap satu rumah warga milik Eti Sumiati, (57) Gang Satria Cipoho RT 3/05, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang sekitar pukul 14.15 WIB, Selasa (12/6/2018).

Insiden tersebut diduga akibat hubungan arus pendek listrik sehingga menimbulakan api dan merambat ke rumah warga. Kendati, tidak ada korban jiwa namun kerugian disinyalir mencapai Rp 50 juta.

Kepala Seksi (Kasi) Pemadam Kebakaran, Hendar Iskandarsyah mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi kebakaran tersebut dari warga sehingga langsung meluncur ke lokasi untuk memadamkan api dengan menerjunkan empat unit Mobil Damkar.

“Api berhasil dipadamkan kurang dari satu jam, setelah kami dibantu warga sekitar berusaha untuk memadamkannya,” kata Hendar.

Lebih lanjut ia menjelaskan, akibat kejadian tersebut satu rumah milik Eti Sumiati (57) dengan dihuni sebanyak tiga orang anak hangus terbakar.

“Untuk kerugain sebenarnya kami belum melakukan penghitungan. Tetapi, dipresdiksi kerugian dari Rp50 samaai Rp70 juta,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Citamiang AKP Wahyudi menerangkan, berdasarkan keterangan korban bahwa api berasal dari konsleting arus listrik di lantai dua. Sebab, percikan api terdengar oleh korban pada saat memasak di lantai satu.

“Setelah korban mengecek bunyi di lantai atas, ternyata api sudah membesar. Sampai korban meminta bantuan warga sekitar,” ujarnya.

Menyikapi kejadian tersebut, pihaknya menghimbau kepada warga agar lebih meningkatkan ke waspadaannya. Salah satunya, dengan mengecek keamanan rumah. Terlebih, pada Ramadan kadang warga lupa mematikan kompor sehingga dapat mengakibatkan kebakaran.
“Kami harap, warga bisa lebih waspada dan selalu memastikan kemanan rumahnya,” tukasnya.

Saat kejadian korban terihat syok dan tidak bisa diwawancarai terkait terjadinya kebakaran tersebut. Kini korban sendiri dievakuasi ke rumah kerabat terdekatnya.

(radar sukabumi/cr16)


loading...

Feeds