Antisipasi Harga Bahan Pokok Naik Jelang Lebaran, Pj Walikota Sukabumi Lakukan Ini

DIPANTAU: Pj Walikota Sukabumi, Dady Iskandar bersama unsur kedinasan Kota sukabumi saat mengecek sejumlah pedagang di Pasar Gudang

DIPANTAU: Pj Walikota Sukabumi, Dady Iskandar bersama unsur kedinasan Kota sukabumi saat mengecek sejumlah pedagang di Pasar Gudang

POJOKJABAR.com, SUKABUMI — Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Dady Iskandar memimpin langsung operasi mendadak (Sidak) disejumlah pasar tradisional dan supermarket, belum lama ini.

Hal itu dilakukan untuk memantau harga bahan pokok di Kota Sukabumi menjelang lebaran yang tinggal menghitung hari.

Dalam Sidak tersebut, Pj Walikota Sukabumi didampingi sejumlah petugas seperti dari Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Sukabumi.

“Harga sembako di Kota Sukabumi relatif stabil. Meskipun, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, tetapi kenaikannya masih pada tahap yang wajar,” ujar Dady disela-sela Sidak di Pasar Gudang.

Menurut dia, pemantauan harga ini perlu dilakukan agar tidak dimanfaatkan oleh para oknum yang seenaknya menaikan harga. Tidak hanya itu, selain harga pihaknya juga melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan dan kelayakan konsumsi sembako. Namun dalam sidak ini belum ditemukan sembako yang membahayakan kesehatan konsumen.

“Petugas juga mengimbau kepada pedagang agar menjual makanan yang layak konsumsi dan terjaga aspek kebersihan serta kesehatannya,” katanya.

Terkait stok sembako sendiri, kata Dady relatif aman dan mencukupi hingga pasca lebaran. Selain itu jika mengalami kekurangan seperti stok beras misalnya, pihaknya akan langsung berkordinasi dengan pihak bulog.

“Jika nanti di pasar mengalami kekurangan seperti stok beras maka Bulog siap membantu ketersediaannya di pasaran,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Rita Neny menambahkan, program pemantauan kelayakan sembako ini sudah rutin dilakukan tim gabungan keamanan pangan, bahkan di bulan Ramadan ini sudah lebih dari dua kali dilakukan Sidak.

Selain itu juga, dari hasil pantauan di beberapa tempat, sebagian besar pedagang mematuhi ketentuan terkait kelaikan bahan pangan. Sehingga tidak ada masalah yang serius di Kota Sukabumi menjelang Ramadan.

“Misalnya sempat ada makanan yang mengandung boraks maupun formalin. Setelah dilakukan pembinaan, pedagang tersebut kini sudah tidak menjual kembali makanan yang mengandung bahan berbahaya tersebut, sehingga kita jamin saat ini masih aman” pungkasnya.

(radar sukabumi/cr17)


loading...

Feeds