Dua Pelaku Curat Rumah Kosong Ditangkap Polsek Gunungguruh Sukabumi

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Polsek Gunungguruh, Resor Sukabumi Kota, berhasil mencokok dua pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) rumah kosong. Sejumlah barang bukti diamankan dari tangan pelaku, kini keduanya pun terancam hukuman penjara tujuh tahun.

Inforamasi yang diperoleh Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar), dua pelaku yang diketahui berinisial OG (43) dan IS (32) warga Kampung Panagan, RT 1/4, Desa Sukaharja, Kecamatan Warungkiara ini, dicokok petugas lantaran diduga melakukan Curat di rumah korban, Titin Nuryeti (55), warga Kampung Talagasari, RT 3/6, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh pada Selasa (3/4) lalu.

Kapolsek Gunungguruh, Iptu Yudi Wahyudi mengatakan, sebelum melakukan penangkapan, terlebih dahulu pihaknya mendapatkan pengaduan pada 4 April 2018, perihal adanya peristiwa Curat.

“Setelah itu, kami langsung melakukan pemburuan terhadap pelaku. Akhirnya malam tadi kedua pelaku curat ini berhasil diamankan di daerah Warungkiara,” jelas Yudi, di Mako Polsek Gunungguruh, Jum’at (20/4/2018).

Setelah diamankan, sambung Yudi, kedua pelaku ini langsung dibawa ke Mako Polsek Gunungguruh untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat mereka berada di Mako Polsek Gunungguruh, kami langsung berkoordinasi dengan pimpinan untuk meminta bantuan kepada Kasat Reskrim untuk melakukan test urine terhadap dua pelaku itu,” imbuhnya.

Saat kedua pelaku dilakukan pemeriksaan oleh petugas, mereka mengaku kepada polisi, bahwa mereka masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela, serta kondisi rumah dalam keadaan kosong akibat ditinggal pemilik rumahnya.
“Kedua pelaku ini, setelah berhasil masuk ke rumah korban, mereka langsung menggasak televisi merk Sharp Putih ukuran 40 inc, sejumlah kebaya dan dua tas yang berisikan perlengkapan kecantikan,” imbuhnya.

Akibat perbuatanya, kini keduanya mendekam di ruang tahanan (Rutan) Mako Polsek Gunungguruh dan terancam pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindak pidana Curat dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun kurungan penjara.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp15 juta,” paparnya.

Sementara itu, pelaku Curat berinisail IS (32) warga Kampung Panagan, RT 1/4, Desa Sukaharja, Kecamatan Warungkiara mengaku terpaksa melalukan pencurian tersebut lantaran terdesak dengan kebutuhan ekonomi

“Saya baru pertama kali melakukan ini dan sangat menyesal karena atas perbuatan ini, kami harus berurusan dengan polisi hingga ditahan,” singkatnya.

(radar sukabumi/cr13/d)


loading...

Feeds

Gempita Nusantara

Unjuk Busana Daerah pada Gempita Nusantara

GRAND Metropolitan Bekasi menggelar acara yang didukung Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bertajuk Gempita Nusantara, Hal tersebut disampaikan oleh General Manager …