Sadis! Begini Cara Tiga Penumpang Bunuh Sopir Grabcar di Sukabumi

Penenmuan mayat di Cikembar. Mayat diduga merupakan seorang sopir taksi onllne

Penenmuan mayat di Cikembar. Mayat diduga merupakan seorang sopir taksi onllne

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Polisi akhirnya berhasil mengungkap penyebab kematian pria nahas, Sahroni (29), asal Kampung Pasir Luhur, RT 9/3, Desa Cempaka, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten yang ditemukan tewas di Sungai Cibatu, tepatnya di Kampung Cibatu, RT 3/2, Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar pada beberapa waktu lalu.

Dari petunjuk dan hasil otopsi, Syahroni dipastikan tewas akibat dibunuh oleh tiga penumpangnya yang menggunakan jasa grabnya. Tak butuh waktu lama, semua pelaku pun berhasil diringkus aparat kepolisian.

Informasi yang dihimpun, tiga pelaku itu ialah HA (33), SD (26) dan DS (28) yang masingmasing warga Kampung Batununggul, Desa Karangmeka, Kecamatan Jampang Kulon.

Dua diantaranya terpaksa dihadiahi timah panas di kakinya, lantaran mencoba untuk melarikan diri. Semua pelaku dibekuk pada waktu dan tempat yang berbeda. Dari tangan pelaku, kendaraan korban Daihatsu Terios hitam bernomor polisi B 1933 KKF pun langsung diamankan petugas.

“Semua pelaku sudah kami tangkap akhir pekan kemarin. Semuanya sekarang ditahan di ruang tahanan Polres Sukabumi,” ujar Kasubag Humas Polres Sukabumi, AKP Sunarto saat dihubungi Radar Sukabumi(Grup Pojokjabar), Minggu (15/4/2018).

Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, kejadian maut ini bermula dari salah seorang pelaku, DS menghubungi pelaku selaku sopir taxi online. Pelaku saat itu meminta korban mengantarnya dari Blok M, Jakarta ke daerah Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

“Selaku sopir, korban pun menyanggupinya. Kemungkinan, korban tidak memiliki rasa curiga sedikit pun saat mengantar tiga pelaku ini,” imbuh Sunarto.
Setelah tiba di Bogor, lanjut Sunarto, para pelaku pun langsung menjalankan rencana jahatnya. Korban dihabisi nyawanya dengan cara diikat lehernya dari belakang.

“Tali yang digunakan untuk menjerat korban ini berupa tali tambang. Mereka dengan sadis menghabisi korban saat berada di dalam mobil,” terangnya.
Setelah berhasil menghabisi korban, ketiga pelaku langsung membawa jasad korban ke wilayah Cikembar. Tujuannya yakni untuk menghilangkan jejak aksi kejahatan mereka. Saat itu, jasad korban dibuang ke sungai Cibatu, Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar.

“Saat dibuang itu, tangan, mulut dan kaki korban diikat dengan lakban. Mungkin tujuan mereka ini untuk menghilangkan bukti kejahatannya. Mereka lupa, bahwa kami bisa mengecek dan menelusuri mereka,” akunya.

Setelah dipastikan korban tewas akibat dibunuh, aparat kepolisian pun langsung melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama, para pelaku pun berhasil dibekuk di lokasi yang berbeda.

“HA ditangkap di Jakarta dan SD di Jampangkulon. Selanjutnya kami kembangkan, maka ditangkaplah pelaku DS. Dari semua pelaku, kami amankan barang bukti berupa mobil milik korban dan sebuah soft gun. Kini mereka diamankan di Polres Sukabumi,” pungkasnya.

(radar sukabumi/cr13)


loading...

Feeds