Soal Jaket Bermotif Peta Indonesia Saat Jokowi Touring, Begini Jawaban Gibran Rakabuming Raka

Jokowi saat mengendarai Chopperland emas miliknya di Sukabumi

Jokowi saat mengendarai Chopperland emas miliknya di Sukabumi

POJOKJABAR.COM, SUKABUMI- Penampilan Presiden Joko Widodo selalu menyita perhatian. Dalam berbagai kesempatan, Jokowi kerap tampil ‘out of the box’ baik saat acara resmi maupun saat berkegiatan santai bersama keluarga.

Salah satu outfit yang sering digunakan Jokowi adalah outwear atau jaket. Begitupun ketika melakukan touring menggunakan motor chopper di Pelabuhan Ratu akhir pekan lalu.

Penampilan Jokowi sangat modis dari ujung kepala sampai ujung kaki. Jokowi mengenakan jaket jeans yang identik dengan jaket milik tokoh dalam satu film fenomenal berjudul sama yakni Dilan. Sampai sepatu merk vans dengan custom Metallica.

Gibran kritisi pengguna akun sr23_official

Gibran kritisi pengguna akun sr23_official (Dok.Twitter)

Sayangnya, jaket yang bermotif peta Indonesia berwarna merah putih dari Sabang sampai Merauke itu dihina oleh dua akun instagram @sr23_official dan @pencitraan.tv. Anak sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka pun menyampaikan kekesalannya melalui instagram miliknya @chillipari.

“Sempat emosi pas liat postingan @sr23_official dan @pencitraan.tv tentang jaket yang kemarin dipakai ke Sukabumi. Bukan karena orang tua saya dihina tapi karena mereka sudah melecehkan karya anak bangsa,” kata Gibran via @chillipari, Senin (9/4).

Gibran sangat menyayangkan apa yang dua akun tersebut katakan. Jika jaket tersebut dianggap simbol dari pemecah belah bangsa. Padahal jaket tersebut adalah buatan brand lokal hasil kerja keras anak bangsa.

“Mereka sudah menghina @nevertoolavish. Ini brand lokal lho, kalo bukan kita yang beli/dukung siapa lagi?,” kata Gibran.

Baca juga: Ini Dia Brand Sepatu Jokowi Saat Touring Kendarai Motor Choppernya

Saking kesalnya Gibran mengatakan jika ingin mengkritik atau membenci sebaiknya tidak dengan cara menghina. “Benci boleh. Mau bikin hashtag #2019gantipresiden silahkan. Tapi jangan menghina hasil karya teman saya,” tuturnya.

Gibran pun menyarankan kepada pihak Never too Lavish untuk juga memberikan klarifikasi supaya para pembenci tahu mengenai makna dari gambar-gambar di jaket ini.

“Saya berharap @nevertoolavish juga memberikan klarifikasi biar para pembenci tahu makna dari gambar2 di jaket ini,” jelasnya.

Dia pun mengatakan bahwa postingan yang diunggah pada Senin malam itu bukan bermaksud supaya akun @sr23_official dan @pencitraan.tv dibully netizen, namun karena dia merasakan sendiri bagaimana susahnya membangun dan membesarkan sebuah brand.

“Saya membuat postingan ini bukan biar @sr23_official dan @pencitraan.tv dibully tapi saya sendiri merasakan bagaimana susahnya membangun dan membesarkan sebuah brand,” tuturnya.

(uji/jpc/pojokjabar)


loading...

Feeds