Walikota Sukabumi Klaim Semua Janji Lunas 100 Persen

Muhamad Muraz

Muhamad Muraz

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Selama lima tahun menjabat sebagai Walikota Sukabumi, M Muraz mengklaim semua janjinya 100 persen sudah dilaksanakan.

Bahkan selama kepemimpinannya, dirinya telah mampu membawa perubahan dan peningkatan masyarakat ke arah yang lebih baik.

Salah satunya dibuktikan dengan pertumbuhan ekonomi di tahun akhir masa jabatan, mengalami pertumbuhan yang cukup signifi kan. Yaitu 5,43 persen.

Hal itu diungkapkan Muraz ketika diwawancara Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar) usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2019 Kota Sukabumi di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, Selasa(13/3/2018).

“Ada 114 janji saya, sejak saya menjabat menjadi Walikota Sukabumi dan semua janji itu sudah dicapai, semuanya sudah 100 persen bahkan ada yang lebih dari 100 persen,” kata Muraz saat ditemui di sela-sela acara Musrenbang RKPD tersebut, Selasa (13/3/2018).

Adapun melanjutkan pembangunan Pasar Pelita yang belum beres dan menjadi pekerjaan rumah (PR), ditegaskan Muraz, bukan hal yang dijanjikannya.

“Yang dijanjikan saya ialah tentang pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi di Kota Sukabumi membaik,” ungkapnya.

Kini Pertumbuhan ekonomi Kota Sukabumi mencapai 5,43 persen dan infl asi menurun menjadi 2,2 persen. Sebelum dirinya menjabat sebagai walikota, infl asi di kota ini cukup tinggi yaitu mencapai 8,2 persen.

“Pertumbumbuhan ekonomi nasional kan sekarang sedang turun menjadi sekitar 4 persen, dan Kota Sukabumi sekarang ini 5,43 persen artinya masih mending,” terangnya.

Dirinya juga membandingkan laju infl asi pada 2013 lalu yang mencapai 8,3 persen, kini menurun sampai 2,2 persen.

Sementara itu, Kepala Bappeda Rudi Juansyah menambahkan, musrenbang tersebut telah disepakati enam program prioritas rencana pembangunan untuk 2019. Keenam program prioritas itu antara lain peningkatan pelayanan pendidikan, infrastuktur, sarana dan prasarana, peningkatan usaha kecil menengah (UKM) dan pelayanan ilmu pengetahuan teknologi.

Selain itu, dalam musrenbang kali ini, dimasukan rencana program pembangunan pusat Pemerintahan Kota Sukabumi dan Gedung DPRD Kota Sukabumi. Hanya saja yang direncanakan itu ialah pemerataan dan master plannya saja.

“Di musrenbang ini dimasukan pembangunan pindahnya pusat pemerintahan, tetapi baru tahap master plan dan pemerataan saja,” bebernya.

Setelah itu, baru mencari dana untuk melanjutkan pembangunan seperti gedung.

“Dana yang akan digunakan untuk tahap awal tersebut sekitar Rp 2 miliar, dan dana total untuk pembangunan pusat pemerintahan yang baru sekitar Rp 300 miliar,” pungkasnya.

(radar sukabumi/Cr17)


loading...

Feeds