Teror Orang Gila Mengkhawatirkan, Polisi Turun ke Ponpes dan Masjid Pasang Stiker, Isinya….

SEMPAT DITAHAN: Subarna (40) warga Kampung Cibalagung, Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu diamankan Polsek Cicurug karena kedapatan masuk ke lingkungan Ponpes An-Nizhomiyyah Kampung Rawasikin, Desa/Kecamatan Cirucug.

SEMPAT DITAHAN: Subarna (40) warga Kampung Cibalagung, Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu diamankan Polsek Cicurug karena kedapatan masuk ke lingkungan Ponpes An-Nizhomiyyah Kampung Rawasikin, Desa/Kecamatan Cirucug.

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Teror orang gila di Sukabumi dan Cianjur terhadap tokoh agama membuat sejumlah kalangan meningkatkan kewaspadaan.

Kapolsek Gunungguruh, Iptu Yudi Wahyudi menjelaskan, pihaknya telah mendapatkan instruksi dari Kapolres Sukabumi Kota untuk menjaga dan menciptakan situasi keamanan dan ketentraman masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Gunungguruh.

“Di Kecamatan Gunungguruh ini, ada sekitar 16 Ponpes dan 119 masjid. Kami bersama anggota telah menyambangi seluruh Ponpes tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas melalui sholat Shubuh dan sholat Jum’at berjamaah bersama warga dan tokoh ulama,” ujarnya.

Bahkan bukan itu saja, pihaknya juga sudah melakukan upaya proaktif agar masyarakat tak segan-segan melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan dari seseorang.

“Kami langsung turun ke lapangan melalukan silaturahmi dan memasang stiker di setiap Ponpes dan Masjid serta area publik lainya, yang terdapat catatan nomor telepon kantor Mako Polsek Gunungguruh,” kata dia.

Belum lama ini Buya Royanuddin, Pimpinan Ponpes Terpadu Al-Istiqomah di Kecamatan Gunung Guruh, Sukabumi, mengaku mendapat informasi soal dirinya yang menjadi target teror orang gila tersebut.

Ia mengungkapkan berdasarkan informasi saat diinterogasi pihak berwajib, pelaku yang dianggap gila itu mengaku sebagai PKI serta membawa catatan beberapa orang tokoh agama di sekitaran wilayah Sukabumi dan Cianjur sebagai target.

“Ya, termasuk nama saya juga tercantum dalam catatan itu,” jelas Buya kepada Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar).

Meski sejumlah kasus teror orang gila terus bertambah, namun tak membuat gentar para ulama untuk tetap menjalani aktivitas seperti biasa.

(sta/pojokjabar)


loading...

Feeds

ilustrasi

Mayat tanpa Identitas Gegerkan Warga Beberan

POJOKJABAR.com, CIREBON– Mayat tanpa identitas berjenis kelamin laki-laki menggerkan warga desa Beberan, Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon dan sekitarnya, Minggu (24/6/18). …
Di Balik Sidak Sekda Kabupaten Bekasi

Di Balik Sidak Sekda Kabupaten Bekasi

SEJUMLAH organisasi perangkat daerah (OPD) disidak oleh Sekda Kabupaten Bekasi Uju pada Jumat (22/6/2018). Ia membeberkan sejumlah alasan di balik …