Yes!! Kereta Api Pangrango Sukabumi-Bogor Kembali Beroperasi, tapi…

TRANSPORTASI: Pegawai Stasiun Sukabumi saat akan mengecek kereta Pangrango Jurusan Sukabumi-Bogor, Jumat (9/12/2016). FOTO: IKBAL/RADARSUKABUMI

TRANSPORTASI: Pegawai Stasiun Sukabumi saat akan mengecek kereta Pangrango Jurusan Sukabumi-Bogor, Jumat (9/12/2016). FOTO: IKBAL/RADARSUKABUMI

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Kereta Api (KA) Pangrango jurusan Sukabumi-Bogor, kembali beroperasi. Namun, saat ini baru hanya dilintas Sukabumi–Cigombong saja.

Belum sampai ke Bogor. Sebab, hingga saat ini PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih melakukan perbaikan, pasca longsor yang terjadi di antara Stasiun CicurugCigombong kilometer (Km) 20+7/8 dan Stasiun Bogor – Maseng Km 13+800.
Kondisi itu membuat para penumpang menurun drastis. Tidak tanggungtanggung, penurunannya hingga 60 persen.

Kepala Stasiun KA Sukabumi Heru Salam menjelaskan, dirinya sudah menyosialisasikan kepada masyarakat terkait pengoperasian kembali KA Pangrango ini. Salah satunya dengan memasang pengumuman di pintu masuk Stasiun KA Sukabumi.

“Pada hari pertama pengoperasian KA ini, jumlah penumpang yang berangkat masih minim. Bahkan, penurunannya sangat drastis hingga 60 persen,”ujar Heru kepada Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar), Selasa (13/2/2018).

Menurutnya, jika KA Pangrango beroperasi normal, bisa mengangkut sebanyak 900 penumpang per tiga kali pemberangkatan. Tetapi, saat ini hanya beberapa penumpang saja. Padahal, biasanya penumpang KA Pangrango selalu penuh. Terutama pada momen akhir pekan.

“Jelas sangat turun drastis, jika dibandingkan biasanya. Saat ini hanya sebanyak 60 penumpang saja per tiga kali pemberangkatan,” terangnya.

Dirinya menambahkan, minimnya jumlah penumpang disebabkan karena masyarakat belum mengetahui adanya pengoperasian kembali KA Pangrango. Meskipun baru sampai Cigombong. Penyebab lainnya, karena sebagian besar penumpang bertujuan ke Kota Bogor.

“PT KAI menerapkan kebijakan pengembalian tiket bagi penumpang yang memiliki tiket dengan tujuan Maseng, Batutulis dan Bogor,”terangnya.

Apabila penumpang membatalkan perjalanannya di stasiun keberangkatan, maka kata Heru, pengembalian tiket sebesar 100 persen.

“Ya pengembalian tiketnya sebesar 100 persen di luar bea pesan,”imbuhnya.

Lain halnya jika penumpang yang memiliki tiket dan memilih tetap melanjutkan perjalanannya hanya sampai Stasiun Cigombong, maka bea dikembalikan sebesar 50 persen di luar bea pesan di stasiun tujuan.

“Untuk batas maksimal pengembalian bea sampai dengan tiga hari, setelah jadwal keberangkatan,”tandasnya.

Sementara itu, salah seorang penumpang Rio Aditya (25) mengaku, di satu sisi, dengan telah beroperasinya kembali KA Sukabumi sangat membantu masyarakat. Namun di sisi lain, hal itu juga menyulitkan para penumpang. Karena KA Sukabumi belum sampai ke Stasiun Paledang, Bogor. Dengan kondisi tersebut, lanjur Rio, otomatis para penumpang harus melanjutkan perjalanannya menggunakan angkutan umum lain.

“Ya, mau tidak mau kami menggunakan kendaraan umum lainnya untuk melanjutkan perjalanan menuju Bogor. Kami harap, KA SukabumiBogor dapat secepatnya bisa beroprasi seperti semula,” pintanya.

(radar sukabumi/Cr16/t)


loading...

Feeds