BPBD Kota Sukabumi Minta Pindah Kantor, Ini Alasannya

KURANG STRATEGIS: Beginilah suasana kantor BPBD Kota Sukabumi yang berada di tengah-tengah pasar tradisional di Jalan Julius Usman, Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

KURANG STRATEGIS: Beginilah suasana kantor BPBD Kota Sukabumi yang berada di tengah-tengah pasar tradisional di Jalan Julius Usman, Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

POJOKJABAR.com, SUKABUMI- Guna meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Asep Suhendrawan meminta kantornya dipindah ke lokasi yang lebih strategis.

Sebab, keberadaan kantor yang ditempati saat ini dinilai kurang tepat. Lantaran letaknya berada di antara para pedagang.

Maklum saja, kantor yang memiliki banyak kendaraan pemadam kebakaran itu berada di tengah-tengah pasar tradisional yang terkadang lapaknya tumpah hingga ke badan Jalan Julius Usman, Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

“Benar, lokasi kantor BPBD ini kurang tepat, jadi ketika terjadi bencana kerap mengalami kendala apalagi ketika petugas kami akan melakukan penanggulangan bencana,”beber Kepala BPBD Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan di ruang kerjanya, Selasa (13/2/2018).

Asep mencontohkan, ketika hendak menanggulangi suatu bencana misalnya saja ada kebakaran, maka mobil pemadam kebakaran yang dikendarai petugas cukup kesulitan untuk keluar.

“Tentunya, hal ini menjadi salah satu faktor yang harus secepatnya disikapi, demi meningkatkan pelayanan dan memberikan bantuan cepat,”ujarnya.

Bukan hanya itu, Asep mengeluhkan tempat yang minim dapat memperlambat penanganan. Karena kendaraan sedikit rumit untuk keluar dari lokasi untuk menuju pada tempat kejadian musibah (TKM).

“Meski demikin, kami tetap secara maksimal melakukan penanganan bencana saat ini. Hanya saja, ketika keberadaan kantor BPBD stategis, maka akan lebih mempermudahkan petugas dalam menangani bencana yang terjadi,”terangnya.

Sejauh ini, pihaknya sudah berupaya mengajukan permohonan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, agar bisa secepatnya melakukan pemindahan kantor BPBD ke Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi.

“Perencanaan ini sudah dari 2015 lalu, bahkan kami sudah dua kali mengajukan pada pemerintah terkait untuk realisasi 2016 lalu dan pada 2017 untuk pembangunan di 2018. Namun, belum ada tanggapan serius dari pemerintah,”imbuhnya.

Menurutnya, untuk pemindahan kantor BPBD Kota Sukabumi sudah ada tanah seluas 3000 meter. Saat ini, pihaknya tengah menunggu keputusan Gubernur Jawa Barat (Jabar). Tetapi, pada 2018 ini belum ada informasinya kapan mulai pembangunan.

“Jika leberadaan kantor di daerah Jalur, Kelurahan Jayaraksa maka akan lebih strategis. Ya, meskipun keberadaanya sedikit jauh dari pusat kota,” tuturnya.

Pihaknya tidak akan bosan untuk mengajukan pemindahan kantor tersebut. Bahkan di 2018 ini, BPBD Kota Sukabumi berencana kembali mengajukan pembangunan tersebut.

“Kami hanya menunggu keputusan dari Gubernur Jabar. Karena mungkin pembangunan bukan hanya di Kota Sukabumi saja, jadi sedikit lambat,” pungkasnya.

(radar sukabumi/Cr16)


loading...

Feeds