Alhamdulillah… Nasib Nelayan Palabuhanratu Sukabumi Mulai Membaik

Nelayan (ilustrasi/jpnn)

Nelayan (ilustrasi/jpnn)

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Setelah beberapa bulan musim paceklik akibat cuaca ekstrem, kali ini nasib sebagian nelayan tangkap dan penjual ikan di Palabuhanratu berangsur membaik.

Terlihat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) berbagai jenis ikan mulai banyak, namun harganya masih tergolong mahal.

Taweu (bos, red) Kapal Rumpon Sinar, UU (62) menyebutkan, saat ini harga ikan masih tergolong tinggi. Seperti untuk harga ikan baby tuna Rp30 ribu /kilogram, ikan londok Rp30 ribu /kilogram, cakalang Rp25 ribu /kilogram, jangilus Rp60 ribu /kilogram, gelang pahung Rp50 ribu /kilogram, cumi sotong Rp80 ribu /kilogram,cumi super Rp60 ribu / kilogram dan cumi ladur Rp35 ribu /kilogram.

“Harga ikan itu tidak tetap, terkadang dalam satu hari mengalami kenaikan atau turun tiga kali. Tergantung dari hasilnya,” bebernya.

Pedagang lainnya, Ade Surahman (38) menyebutkan, saat ini di TPI belum
begitu banyak ikan segar hasil tangkapan nelayan asli Palabuhanratu. Namun, dengan mulai adanya hasil tangkap ikan itu, biasanya tak lama lagi ikan di Palabuhanratu panen.

“Mudah-mudahan saja banyak. Kalau minggu minggi kemarin, kita tak punya ikan untuk dijual. Sebagian pedagang paling mengandalkan ikan kiriman dari Jakarta. Nah kalo sekarang ikan segar selalu ada,” tukasnya.

(radar sukabumi/ryl)


loading...

Feeds