Kenaikan Pajak Saudi Tak Pengaruhi Minat Umrah di Kota Sukabumi

Ilustrasi Haji.

Ilustrasi Haji.

POJOKJABAR.com, CIANJUR – Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi, A Chalik Mawardi menilai, pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) lima persen oleh Pemerintah Arab Saudi, tidak akan terlalu memengaruhi minat jamaah haji dan umrah, khusus yang berasal dari Kota Sukabumi.

“Karena kebijakannya baru, jadi belum begitu berpengaruh terhadap minat para jamaah dari Kota Sukabumi untuk beribadah ke Baitullah,”kata A Chalik Mawardi kepada Radar Sukabumi (Grup Pojokjabar) yang dtemui di sela-sela istighosah di Masjid Agung, Kota Sukabumi.

Ia menilai, tidak menutup kemungkinan jika ke depannya akan berdampak ke daerah. Menyikapi dampak tersebut, Kemenag Kota Sukabumi menunggu hasil keputusan dari pihak pusat.

“Kami masih menunggu keputusan pusat, karena biaya haji dan umrah itu ditentukan oleh DPR, adapun kemenag hanya mengajukan biaya haji dan umrah,”tuturnya.

Meski begitu, sebagai langkah awal Chalik dan jajarannya telah menyosialisasikan kepada calon jamaah haji (CJH), terkait kenaikan pajak ini.

“Tahun ini bisa saja naik, tapi naiknya tidak akan besar karena berdasarkan pengalaman setiap tahun terkadang berubah,”ulasnya.

Dicontohkannya, biaya haji dan umrah di 2015-2016 turun.

“Pada 2016-2017 hanya disekitar angka Rp500 ribu,”ulasnya.

Tahun ini biaya haji yang direncanakan mencapai Rp34.200.000 per CJH.

“Mungkin saja ada kenaikan, kami tidak bisa memprediksi berapa nantinya CJH harus membayar,”ulasnya.

Selama ini dana untuk haji disubdsidi oleh pemerintah pusat.

“Yang harusnya CJH membayar sekitar Rp59 juta menjadi sekitar Rp34 juta,”terangnya.

Subsidi ini diberikan, berasal dari dana optimalisasi haji yaitu dana-dana dari CJH yang sudah dilaporkan ke bank, dan di bank konvesional mendapat keuntungan. Keuntungan itulah yang dijadikan untuk subsidi calon jamaah.

“Alhamdulillah di Kota Sukabumi sampai saat ini belum ada kasus atau keluhan dari masyarakat, perihal travel yang merugikan calon jamaah,”urainya.

(radar sukabumi/Cr17)


loading...

Feeds