Jelang Pilkada 2018, Walikota Sukabumi Warning ASN

Muhamad Muraz

Muhamad Muraz

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Setiap kali memasuki Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Aparatur Sipil Negara (ASN) selalu menjadi sorotan. Soalnya, disatu sisi mereka dituntut untuk bersikap netral. Tapi di sisi lain, ASN sendiri mempunyai hak pilih dalam menentukan calon pemimpin.

Termasuk di Pilwalkot 2018 mendatang. Makanya tak jarang, masyarakat sering menganggap bahwa ASN ini mendukung salah satu calon pasangan.

“Iya semestinya cabut saja hak pilih ASN, biar netralitasnya terjaga,” saran Walikota Sukabumi, M Muraz usai membuka sosialisasai penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak 2018 untuk ASN di salah satu hotel di Jalan Selabintana, Rabu (22/11/2017).

Tetapi penilaian Muraz, selama ini bukan berarti ASN itu tidak netral. Akan tetapi, ketika ASN punya hak pilih tentunya pasti memilah-milah calon pemimpin mana yang akan dipilih.

“Dengan begitu, jangan dianggap ASN itu memenangkan salah satu calon. Namanya juga orang punya hak pilih, jadi bebas. Jangan disangka tidak netral dan menjadi pendukungnya (salah satu calon),” ujarnya.

Tapi, itu juga memang tergantung bagaimana pribadi ASN sendiri. Apalagi ASN di daerah.


loading...

Feeds

Suspect Difteri

5 Warga Bekasi Suspect Difteri

Penderita Difteri di Kota Bekasi bertambah. 5 orang dinyatakan positif suspect penyakit mematikan itu. Kelimanya berada di sejumlah rumah sakit …