Dituduh Maling, Bocah di Sukabumi Bonyok Dipukuli Warga

DISERAHKAN : Pihak Polsek Jampangkulon saat menyerahkan bocah yang sempat viral di medsos karena mendapat aksi main hakim sendiri hingga berdarah kepada orang tuanya.

DISERAHKAN : Pihak Polsek Jampangkulon saat menyerahkan bocah yang sempat viral di medsos karena mendapat aksi main hakim sendiri hingga berdarah kepada orang tuanya.

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Vidio seorang bocah dengan mulut berdarah beredar di media sosial (medsos) menjadi viral. Pasalnya, bocah yang menggunakan seragam bola itu menjadi korban aksi main hakim sendiri karena diduga mencuri di kios bengkel motor di Kampung Nagrak Desa Nagrak Sari Kecamatan Jampangkulon Kabupaten Sukabumi.

Salah seorang saksi yang juga pengunggah pertama ke medsos, Andri Setiawan (41) mengungkapkan, sekira Pukul 23.00 WIB, Senin (20/11/2017) malam, bocah itu masuk ke kios bengkel motor milik Hamdun melalui pintu belakang. Aksi bocah ini pertama kali diketahui warga bernama Ijar.

Kebetulan, rumah Ijar dengan bengkel motor jaraknya cukup dekat. Ijar yang curiga dengan gerak geriknya, mengintip aksinya dari dalam rumah. Setelah si bocah itu masuk kios bengkel motor yang jaraknya sekitar 3 kilo meter dari lapang alun-alun Jampangkulon, Ijar tidak langsung mengerebeknya.

Tapi lebih memilih melapor ke Ketua RT setempat. Tak lama kemudian, Ijar, Ketua RT bersama warga lain menangkap si bocah itu. Setelah tertangkap, sebagian warga mengintograsi si bocah. Bahkan, sebagian warga ada yang emosional dengan memukul bocah tersebut karena merasa resah karena sering terjadinya pencurian di wilayah itu.

“Saya datang ke lokasi secara tidak sengaja. Waktu itu saya habis membeli makananan di Alun-alun Jampangkilon. Nah pas itu, saya lihat ada kerumunan warga. Saya dekati dan menanyakan ada kejadian apa,” ungkap Andri, Selasa (21/11/2017).


loading...

Feeds

Suspect Difteri

5 Warga Bekasi Suspect Difteri

Penderita Difteri di Kota Bekasi bertambah. 5 orang dinyatakan positif suspect penyakit mematikan itu. Kelimanya berada di sejumlah rumah sakit …