DKPUKM Kabupaten Sukabumi Minta Penjual ‘Si Melon’ Punya Timbangan

Ilustrasi Gas Elpiji

Ilustrasi Gas Elpiji

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Koperasi Perdagangan dan Usaha Kecil Menengah (DKPUKM) Kabupaten Sukabumi Iwan Wirawan meminta kepada penyalur atau penjual tabung gas elpiji ukuran 3 Kg memiliki
timbangan.

Kepemilikan timbangan tersebut guna memastikan berat isi keseluruhan si melon sesuai dengan ketentuan saat dibeli konsumen. Iwan yang juga sebagai Kepala Seksi Distribusi Tertib Niaga dan Pemberdayaan Konsumen menjelaskan, persoalan kurangnya isi gas pada elpiji ukuran tiga kilogram memang kerap dikeluhkan masyarakat. Untuk itu, kepada agen, pangkalan dan pengecer diharuskan memiliki timbangan.

“Memang kurangnya isi pada gas ukuran tiga kilogram bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor. Salah satunya, akibat tabung yang sudah rekondisi sehingga angin masuk kedalam tabung saat perbaikan, kondisi suhu pada tabung yang terkadang
menggumpal dan sebagainya,” jelasnya.

Kendati demikian, konsumen juga dituntut harus jeli. Artinya, saat membeli konsumen harus memastikan barang yang dibelinya itu sesuai dengan ketentuannya. Sehingga, barang yang sudah tidak sesuai spesifikasinya tidak bakalan
terjual.

“Mari, masyarakat juga harus menjadi konsumen yang cerdas. Jadi, barang yang sudah tidak sesuai yang beredar dipasaran tidak akan terjual ketangan konsumen,” ajaknya.


loading...

Feeds

Suspect Difteri

5 Warga Bekasi Suspect Difteri

Penderita Difteri di Kota Bekasi bertambah. 5 orang dinyatakan positif suspect penyakit mematikan itu. Kelimanya berada di sejumlah rumah sakit …