PN Sukabumi Hadirkan Empat Saksi Kasus Penipuan Pasar Pelita

PENGAMBILAN SUMPAH : Sejumlah saksi kasus tipu gelap uang DP dan Booking Fee Pasar Pelitah saat di ambil sumpah sebelum mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Sukabumi, Senin (13/11).

PENGAMBILAN SUMPAH : Sejumlah saksi kasus tipu gelap uang DP dan Booking Fee Pasar Pelitah saat di ambil sumpah sebelum mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Sukabumi, Senin (13/11).

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Babak baru kasus Pasar Pelita sudah dimulai. Senin (13/11/2017), terdakwa kasus tipu gelap uang DP dan Booking Fee para pedagang Pasar Pelita, Irwan kembali duduk di kursi pesatiktan mendengarkan keterangan kesaksian para saksi.

Memang, sidang kedua yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sukabumi ini, agendanya memeriksa sejumlah saksi dari perwakilan pedagang.

Ada empat saksi yang dihadirkan. Namun, hanya tiga yang hadir yakni Epen Norpendri (43), Neneng Hasanah (57), Sri Rahayu (34). Sementara satu saksi lagi yakni H Jajang tidak bisa hadir dengan alasan sakit.

Para saksi pun digempur pertanyaan oleh Hakim Ketua, AA Oka dan dua hakim anggota Ahmad Munandar dan Dian Febriandari.

Dalam keterangannya, para saksi menyebutkan keseriusan pemerintah melalui sosialisasi dan izin amdal yang sudah dikeluarkan menjadi salah satu pemikat mereka sehingga rela menyerahkan uang DP dan Booking Fee.

Sementara pihak PT Anugerah Kencana Abadi (AKA) yang ditunjuk pemerintah untuk membangun Pasar Pelita menawarkan pembangunan dengan memperlihatkan sketsa gambar yang akan dibangun.


loading...

Feeds