Benur Lobster Seharga Rp2 M Hasil Sitaan Dilepas di Pantai Palabuhanratu

PELEPASAN : Polres Sukabumi beserta Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Bandung saat melepaskan benur yang merupakan hasil sitaan ke Pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, kamis (12/10/17). FOTO:SUBHAN/RADARSUKABUMI

PELEPASAN : Polres Sukabumi beserta Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Bandung saat melepaskan benur yang merupakan hasil sitaan ke Pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, kamis (12/10/17). FOTO:SUBHAN/RADARSUKABUMI

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Sebanyak 12.570 anak lobster (benur) terdiri dari 9.570 ekor jenis pasir dan 3.000 ekor jenis mutiara dilepas di Pantai Palabuhanratu, kamis (12/10/17) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pelepasan benur yang diperkirakan senilai Rp2 milyar ini, merupakan hasil penyitaan barang bukti dari dua pelaku yang sebelumnya berhasil diamankan pada Selasa (10/10/17) lalu. Dimana dari hasil penangkapan tersebut, menyita 2.179 ekor lalu hasil dari pengembangan kasus polisi berhasil mengamankan barang bukti sekitar 10.391 ekor benur.

Dari angka tersebut, jika dirupiahkan mencapai Rp2 milyar lebih. Kasatreskrim Polres Sukabumi, AKP Dhoni Erwanto menjelaskan, pelepasan benur menyusul hasil dari upaya penangan satu hari lalu dari pengepul.

Dimana, dari pengembangan diamankan barang bukti bertambah menjadi 12.570 ekor dari jumlah sebelumnya sekitar 2.179 ekor beragam jenis. “Kemarin kita sudah melakukan penangkapan dengan jumlah tambahannya 10.391,” katanya.

Lokasi penangkapan di Bogor sendiri, tergolong pengepul besar. Soalnya, dilihat dari alat-alat dan kemasan pun, kuat dugaan benur ini akan di ekspore ke luar negeri. “Peralatan dan barang bukti yang diamankan cukup besar. Kemungkinan pengepul besar yang diamankan ini, jaringannya luar negeri,” tambah Dhoni.

Sementara itu, Petugas Pengawas dan Informasi (Wasdalin) Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Bandung, Hari Haryanto menjelaskan, sesuai dengan Permen KKP Nomor 56 tahun 2015, benur itu dilarang untuk ditangkap dan diedarkan jika ukurannya kurang dari 200 gram.



loading...

Feeds

persikad-depok

Persikad Depok Turun Kasta ke Liga 3

POJOKJABAR.com, DEPOK – Persikad Depok bak jatuh tertimpa tangga. Setelah kepemilikannya berpindah-pindah, informasi teranyar tim berjuluk Serigala Margonda itu terdegradasi …