Sekolah Tinggi Hukum Pasundan Sukabumi Terima PKPA

PENDIDIKAN: Para peserta bersalaman dengan para tenaga pengajar dan juga para advokat usai mengikuti kelas PKPA, di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STH) Pasundan Kota Sukabumi, rabu (11/10/17). FOTO:DIANA/RADARSUKABUMI

PENDIDIKAN: Para peserta bersalaman dengan para tenaga pengajar dan juga para advokat usai mengikuti kelas PKPA, di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STH) Pasundan Kota Sukabumi, rabu (11/10/17). FOTO:DIANA/RADARSUKABUMI

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Sekolah Tinggi Hukum (STH) Pasundan Sukabumi menyiapkan fasilitas Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) bagi para calon advokat. PKPA ini memiliki mutu dan standarnya sama dengan pendidikan sejenis di perguruan tinggi di Jakarta atau Bandung.

Ketua Sekolah Tinggi Hukum Pasundan Sukabumi, Nicke Siti Rahayu menjelaskan, bagi yang ingin mengikuti PKPA tidak perlu jauhjauh berangkat ke luar daerah untuk mengikutinya. Karena STH Pasundan Sukabumi sudah sejak lama menyelenggarakan pendidikan tersebut.

Menurutnya, sudah banyak lulusan PKPA yang mengikuti pendidikan di STH Pasundan. Kualitas tenaga pengajar dan materi yang diterima para peserta pendidikan advokat sama dengan perguruan tinggi di kota lain, pun tak kalah hebatnya.

“Apa lagi bagi para calon advokat yang berdomisili di Sukabumi dapat lebih mengefektifkan waktu dan mengefisienkan biaya kalau mengikuti PKPA di STH Pasundan Sukabumi,” akunya kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), Rabu (11/10/2017).

Nicke menambahkan, PKPA merupakan pendidikan wajib bagi sarjana hukum yang akan mengabdikan ilmunya di jalur profesi advkat.

Pendidikan ini semacam kawah candradimuka untuk menghasilkan advokat-advokat profesional dengan kapasitas dan kompetensi sesuai dengan ketentuan pada UU tentang Advokat dan UU tentang Sistem Pendidikan Nasional.



loading...

Feeds

persikad-depok

Persikad Depok Turun Kasta ke Liga 3

POJOKJABAR.com, DEPOK – Persikad Depok bak jatuh tertimpa tangga. Setelah kepemilikannya berpindah-pindah, informasi teranyar tim berjuluk Serigala Margonda itu terdegradasi …