Korban Tawuran di Sukabumi yang Terkena Bacok Ternyata Bukan Siswa SMK Kartika Candra

Ilustrasi Tawuran

Ilustrasi Tawuran

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Korban tawuran pelajar yang terlibat dengan SMK Taman Siswa (Tamsis) hingga mengalami luka bacok di bagian kepalanya, bukanlah merupakan pelajar SMK Kartika Candra (KC). Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Ikatan Keluarga Besar Alumni Kartika Chandra Sukabumi (Ikba Kacasmi), Lemi (33), kamis (5/10/17).

“Hal ini terbukti dari seragam sekolah, bahwa siswa yang menjadi korbannya itu bukan logo dari sekolah SMK KC. Bukan hanya itu saat kejadian kami juga sudah melakukan pemeriksaan dengan menanyakan kepada pihak sekolah maupun siswa SMK KC. Hasilnya, mereka juga sama tidak mengetahui dan tidak terlibat dalam aksi tawuran tersebut,” jelas Lemi (33) warga Kampung Pabuaran, Kelurahan/Kecamatan Warudoyong, kamis (5/10/17).

Ia kembali menegaskan, untuk mewakili SMK KC dan para alumni, dirinya membantah keras dan meyakini bahwa, siswa yang menjadi korban pembacokan saat melakukan tawuran tersebut, bukan dari siswa SMK. Ia mengaku, dengan adanya kesalahan informasi tersebut terlebih melalui media, tentu pihaknya merasa dirugikan.

BACA JUGA: Aksi Tawuran Pelajar di Kota Sukabumi Kembali Terjadi, Kepala Pelajar SMK “Bocor”

Pasalnya, informasi tersebut setelah dipublikasi oleh media telah menuai protes dari masyarakat maupun para netizen dari media sosial melalui Facebook.

“Karena jauh-jauh hari, kami selalu mengharumkan nama baik sekolah dengan menggelar bhakti sosial. Seperti santunan terhadap anak yatim piatu dan menggelar donor darah. Namun setelah adanya berita ini, nama baik sekolah menjadi tercemar.

Untuk itu, kami membantah bahwa siswa yang menjadi korban akibat tawuran antar pelajar itu bukan dari sekolah Kartika Chandra,” imbuhnya. Untuk mengantisipasi agar para siswa SMK KC Sukabumi tidak terlibat dalam aksi tawuran dengan sekolah lain.


loading...

Feeds

SISA KEBAKARAN: Pegawai Negeri Sipil (PNS) melintasi gedung Pemerintah Kota Bekasi yang merupakan sisa kebakaran beberapa waktu lalu.  Sementara untuk perbaikannya baru dilakukan pada 2016 mendatang, termasuk ruangan sekda. Foto ini diambil, Selasa (6/10).  ARIESANT/RADAR BEKASI

Jabatan Sekda Diprediksi Kosong 4 Bulan

Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi diprediksi bakal kosong selama empat bulan. Pemicunya, Rayendra Sukarmadji selaku birokrat tertinggi di Kota …
Pelantikan Rahmat-Tri Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Ada 713 Bacaleg di Kota Bekasi

Sebanyak 713 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari 16 partai politik, mendaftar ke KPU Kota Bekasi untuk menjadi anggota DPRD …