Aksi Tawuran Pelajar di Kota Sukabumi Kembali Terjadi, Kepala Pelajar SMK “Bocor”

Ilustrasi Tawuran

Ilustrasi Tawuran

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Aksi ‘brutal’ para pelajar di Kota Sukabumi seolah sulit diredam. Kali ini, pelajar SMK Siliwangi (AMS) dan SMK Taman Siswa (Tamsis) bentrok di Jalan RE Marthadinata, Kebonjati, Kecamatan Cikole Sukabumi, rabu (4/10/17).

Akibatnya, salah seorang pelajar mengalami luka di bagian kepalanya setelah dibacok menggunakan senjata tajam (sajam) miliknya sendiri.

Peristiwa tawuran yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB ini, baru bisa dihentikan setelah warga di sekitar lokasi melerai kedua kelompok dan menangkap sejumlah pelajar yang terlibat.

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), aksi tawuran tersebut bermula saat sejumlah pelajar SMK Siliwangi datang dari arah Kota Sukabumi menuju Sukaraja menggunakan mobil angkutan umum (Angkot) trayek 01.

Namun saat tiba di lokasi tepatnya di Jalan RE Marthadinata depan Toko Eiger, terdapat sejumlah pelajar dari SMK Tamsis yang sedang nongkrong di pinggir jalan.

“Saat itu, saya melihat seorang siswa dari SMK Siliwangi keluar dari dalam mobil angkot dengan mengacungkan clurit ke arah siswa SMK Tamsis. Tiba-tiba, para pelajar yang sedang kumpul di pinggir jalan itu, langsung mengejar angkot itu dengan membawa balok, batu dan gear. Waktu itu memang kondisi jalan sedang padat oleh kendaraan.

Sehingga, angkot tersebut terkejar oleh siswa SMK Tamsis. Saat itu, siswa yang membawa clurit itu, jatuh dari dalam angkot karena dipukul menggunakan balok,” jelas Hendra Indrayana (28), Warga Kebonjati, Kecamatan Cikole, kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group).


loading...

Feeds

SISA KEBAKARAN: Pegawai Negeri Sipil (PNS) melintasi gedung Pemerintah Kota Bekasi yang merupakan sisa kebakaran beberapa waktu lalu.  Sementara untuk perbaikannya baru dilakukan pada 2016 mendatang, termasuk ruangan sekda. Foto ini diambil, Selasa (6/10).  ARIESANT/RADAR BEKASI

Jabatan Sekda Diprediksi Kosong 4 Bulan

Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi diprediksi bakal kosong selama empat bulan. Pemicunya, Rayendra Sukarmadji selaku birokrat tertinggi di Kota …
Pelantikan Rahmat-Tri Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Ada 713 Bacaleg di Kota Bekasi

Sebanyak 713 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari 16 partai politik, mendaftar ke KPU Kota Bekasi untuk menjadi anggota DPRD …