PNS Pemkab Sukabumi Ditangkap, Terkait Kasus Senjata Ilegal

DIAMANKAN : Para tersangka perakit dan pembeli senjata api illegal saat gelar perkara di Polres Cianjur. Dari penangkapan tersebut, satu diantaranya merupakan PNS Pemkab Sukabumi.FOTO : NANDANG KURNAEDI/RADAR CIANJUR

DIAMANKAN : Para tersangka perakit dan pembeli senjata api illegal saat gelar perkara di Polres Cianjur. Dari penangkapan tersebut, satu diantaranya merupakan PNS Pemkab Sukabumi.FOTO : NANDANG KURNAEDI/RADAR CIANJUR

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Satreskrim Polres Cianjur menciduk Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Sukabumi. Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), abdi negara tersebut diketahui bernama Wanda Febrian Akbar (28). Ia ditangkap bersama dua orang lainnya yakni Dadang Sudarman (41) yang bekerja sebagai security dan Wawan Gunawan (42) pekerjaan wiraswasta.

Penangkapan tersebut, merupakan hasil pengembangan setelah tujuh orang sebelumnya yang terbukti memiliki belasan senjata api.

Dari pengembangan tersebut, sebuah senjata Pen Gun dan Revolver One Shot One Gun mini berhasil diamankan di sebuah rumah di kawasan Cisaat Sukabumi.

Tapi, terkait penangkapan salah satu PNS dilingkungannya, Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono buru-buru membantah adanya PNS yang di tangkap Polres Cianjur karena kedapatan memiliki senjata api dan amunisi Ilegal.

Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) itu langsung melakukan pengecekan ke Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atas keterlibatan ASN itu.

“Betul ada nama Wanda Febrian Akbar, tapi bukan PNS. Tapi yang bersangkutan adalah pegawai Desa Nagrak Kecamatan Cisaat,” jelasnya kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), Selasa (03/10/2017).


loading...

Feeds

SISA KEBAKARAN: Pegawai Negeri Sipil (PNS) melintasi gedung Pemerintah Kota Bekasi yang merupakan sisa kebakaran beberapa waktu lalu.  Sementara untuk perbaikannya baru dilakukan pada 2016 mendatang, termasuk ruangan sekda. Foto ini diambil, Selasa (6/10).  ARIESANT/RADAR BEKASI

Jabatan Sekda Diprediksi Kosong 4 Bulan

Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi diprediksi bakal kosong selama empat bulan. Pemicunya, Rayendra Sukarmadji selaku birokrat tertinggi di Kota …
Pelantikan Rahmat-Tri Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Ada 713 Bacaleg di Kota Bekasi

Sebanyak 713 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari 16 partai politik, mendaftar ke KPU Kota Bekasi untuk menjadi anggota DPRD …