Di Hari Jadi yang ke-72 Kabupaten Sukabumi Diterjang Bencana, 14 Kecamatan Dikepung Banjir

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Dihari jadi Kabupaten Sukabumi ke-72, sejumlah bencana alam terjadi. Dimulai dari longsor, banjir dan juga angin kencang. Minggu (01/10/17), banjir dan longsor terjadi menimpa 14 kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Tidak ada korban jiwa, namun akibat persitiwa ini seluruh aktivitas masyarakat terganggu.

Informasi yang diterima Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group), 14 kecamatan yang dilanda longsor dan banjir itu ialah Kecamatan Cibitung, Tegalbuleud, Sagaranten, Kabandungan,Kalapanunggal, Kalibunder, Ciemas, Jampangkulon, Waluran, Cidadap, Simpenan, Cikembar, Curugkembardan Kecamatan Cidolog.

Dari 14 kecamatan itu, banjir yang paling parah terjadi di Kecamatan Cibitung. Di wilayah ini, ratusan rumah terendam banjir setinggi 1,5 meter akibat Sungai Cikaso meluap. Penyebabnya, hampir seharian wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi.

EVAKUASI: TNI dari Koramil Tegalbuleud bersama anggota BPBD Kabupaten Sukabumi mengevakuasi warga menggunakan perahu karet.

EVAKUASI: TNI dari Koramil Tegalbuleud bersama anggota BPBD Kabupaten Sukabumi mengevakuasi warga menggunakan perahu karet.

“Selain merendam rumah warga, banjir juga merendam dermaga apung yang berada di pinggir Sungai Cikaso. Sejauh ini, tidak ada laporan korban jiwa,” ujar Kasi Darurat BPBD Kabupaten Sukabumi, B.H. Eka Widiyaman kepada Radar Sukabumi (Pojoksatu.id Group).

Saat ini, lanjut Eka, petugas sudah berada di lokasi. Mereka membantu warga untuk melakukan evakuasi barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman dan mendirikan tenda darurat. Bantuan logistik sudah kepada warga yang terdampak banjir. “Kita akan mendirikan tenda darurat di lokasi, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

kemungkinan bencana bisa kembali terjadi, warga masih bersiaga untuk mengantisipasi banjir susulan. Kalau bantuan logistik, sudah kami distribusikan,” pungkasnya. Sementara itu, Danramil Tegalbuleud, Kapten Infanteri Kusmana menambahkan, pihaknya saat ini telah mendatangi rumah warga dan memberikan himbauan kepada warga yang rumahnya dekat dengan sungai supaya mengungsi di tempat yang lebih aman.

Pasalnya, khawatir hujan akan kembali turun dan air akan kembali meluap. “Sebagian warga sudah kami sebrangkan dengan menggunakan perahu karet. Kami sudah menghimbau kepada warga untuk sementara tinggal di rumah saudaranya yang lebih aman,” singkatnya.

(radar sukabumi/cr10/t)


loading...

Feeds

SISA KEBAKARAN: Pegawai Negeri Sipil (PNS) melintasi gedung Pemerintah Kota Bekasi yang merupakan sisa kebakaran beberapa waktu lalu.  Sementara untuk perbaikannya baru dilakukan pada 2016 mendatang, termasuk ruangan sekda. Foto ini diambil, Selasa (6/10).  ARIESANT/RADAR BEKASI

Jabatan Sekda Diprediksi Kosong 4 Bulan

Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi diprediksi bakal kosong selama empat bulan. Pemicunya, Rayendra Sukarmadji selaku birokrat tertinggi di Kota …
Pelantikan Rahmat-Tri Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Ada 713 Bacaleg di Kota Bekasi

Sebanyak 713 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari 16 partai politik, mendaftar ke KPU Kota Bekasi untuk menjadi anggota DPRD …